Senin, 1 September 2025

Guru TK Rasakan Perlindungan Tanpa Batas: Octo Mobile dan Perisai Keamanan di Era Digital

Perkembangan era digital semakin melesat seiring dengan meningkatnya penetrasi internet dari tahun ke tahun.

Tribunnews/Chrysnha Pradipha
NASABAH GURU TK - Seorang Guru TK, Andini Putri merasakan keamanan menggunakan layanan perbankan di era digital, Jumat (29/8/2025), Kantor Cabang CIMB Niaga Solo Manahan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Perkembangan era digital semakin melesat seiring dengan meningkatnya penetrasi internet dari tahun ke tahun.

Menurut Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025 menunjukkan penetrasi internet Indonesia mencapai 80,66 persen, setara dengan 229,4 juta jiwa pengguna, naik 1,16% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 79,50%. Pertumbuhan jumlah pengguna internet tahun 2025 dibandingkan 2024 adalah sekitar 1,16% atau sekitar 8 juta jiwa lebih banyak.

Keberadaan internet tidak hanya memengaruhi pola komunikasi dan interaksi sosial, tetapi juga berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi digital.

Laporan e-Conomy SEA 2024 yang disusun oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia mencatat Gross Merchandise Value (GMV) sebesar $90 miliar, meningkat 13 persen dari tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan GMV terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Lebih jauh, internet telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia seperti sandang, pangan, dan papan. 

Lantas bagaimana keamanannya di tengah ancaman era digital?

Keresahan tersebut dirasakan seorang Andini Putri (33), seorang guru taman kanak-kanak di Solo yang menggunakan layanan mobile banking pada handphone androidnya.

Awalnya, ia hanya menggunakan satu mobile banking bernama Octo Mobile milik CIMB Niaga untuk kepentingan payroll alias menerima gajian.

Seiring waktu berjalan, ia seperti menemukan dunianya. Transaksi keuangan dengan beraneka produk layanan perbankan lengkap ia dapatkan setiap kali jemarinya menyentuh layar ponsel Android kesayangannya. 

Di sanalah ia mengendalikan dunianya, sebuah kerajaan finansial mini yang ia kelola dengan lembut dan, yang terpenting, dengan perasaan aman yang tak tergoyahkan.

Baca juga: CIMB Niaga Raih 5 Penghargaan Internasional di Asian Banking & Finance Awards 2025

“Semuanya berawal dari sebuah ‘keterpaksaan’,” ujarnya, tertawa ringan mengenang awal mula perjalanannya dengan CIMB Niaga, Jumat (29/8/2025). 

Perempuan kelahiran Jakarta yang hijrah ke Solo untuk mengikuti sang suami ini bercerita. 

Dari Cinta jadi Waspada

Dulu, rekening CIMB Niaga adalah sebuah keharusan bagi payroll di sekolah Taman Kanak-Kanak tempatnya mengabdi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan