Breaking News:

Janda Muda Lakukan Penipuan Arisan Online, Ada Lebih dari 50 Korban, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Seorang janda muda diduga melakukan penipuan bermodus arisan online. Hingga saat ini, ada lebih dari 50 orang yang menjadi korban.

Editor: Miftah
pixabay.com
Ilustrasi uang- Seorang janda muda diduga melakukan penipuan bermodus arisan online. Hingga saat ini, ada lebih dari 50 orang yang menjadi korban. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang janda muda diduga melakukan penipuan bermodus arisan online.

Hingga saat ini, ada lebih dari 50 orang yang menjadi korban.

Diperkirakan kerugian yang dialami anggota arisan mencapai Rp 400 juta.

Namun hingga kini keberadaan owner arisan online Lusi Tania, saat ini belum diketahui.

Tania, janda muda ini telah meninggalkan rumahnya yang beralamat di Kampung Sawah Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel.

"Untuk saat ini kita telah mendata lebih dari 50 orang korban yang dikuasakan pada satu orang yang telah melaporkan, sementara ini total kerugian berkisar Rp 400 juta karena masih banyak yang belum melapor,"ujar Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP Apromico, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Dua Wanita Kakak Beradik Tipu 90-an Toko Online, Korban Rugi Rp 1 Miliar

Baca juga: Waspada Penipuan yang Mengatasnamakan Bank dan Bisa Curi Data Terkait BLT Subsidi Gaji

Sehubungan dengan kasus penggelapan dan penipuan arisan online yang sempat viral di media sosial tersebut, polisi telah mengantongi sejumlah alat bukti untuk menjerat pelaku.

"Sementara BB yang kita amankan berupa data, buku-buku admin arisan dan bukti setor tunai dari para korban,"kata Apromico.

Sementara itu korban Oza, warga Tebing Gading OKU Selatan mengaku, telah dirugikan oleh pelapor mencapai Rp 60 juta.

Ia berharap pelaku ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved