Sabtu, 30 Agustus 2025

Begini Kesaksian 2 Sopir Truk Tronton yang Ditabrak Isuzu Elf di Tol Cipali KM 78

Berikut kesaksian dua sopir truk tronton yang ditabrak kendaraan elf di Tol Cipali KM 78.

muhamad nandri prilatama/tribunjabar
Kondisi microbus yang ringsek usai terlibat kecelakaan maut menabrak bak belakang truk tronton Hino Ranger sarat muatan bata hebel i ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). (muhamad nandri prilatama/tribunjabar) 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut kesaksian dua sopir truk tronton yang ditabrak kendaraan elf di Tol Cipali KM 78.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (30/11/2020) tersebut.

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan elf dan dua truk tronton.

Diketahui, 10 orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, termasuk sopir elf.

Sementara dua sopir truk tronton selamat dari kecelakaan maut tersebut.

Darmawan (54) sopir truk tronton bernomor polisi B 9010 UEJ mengatakan sempat berhenti di lajur satu ruas Jalan Tol Cipali karena ada masalah dalam sistem pengereman.

Dia juga mengaku telah melakukan standar operasional saat terjadi keadaan darurat di jalan raya.

Baca juga: Deretan Fakta Tabrakan Maut Tol Cipali: Libatkan 3 Kendaraan, Tronton Berhenti Mendadak, 10 Tewas

"Sebelum kecelakaan, rem mobil saya tiba-tiba anginnya bocor. Saya enggak bisa membawa mobil ke pinggir jalan karena remnya mengunci," kata Darmawan, Selasa (1/12/2020) di Mapolres Purwakarta.

Darmawan mengaku mobilnya ini telah berhenti 10 menit sebelum kejadian.

Kata Darmawan, ia sempat memperbaiki selang rem, tapi kecelakaan maut itu terjadi begitu cepat.

"Saya sempat turun dari mobil. Tapi, sebelum turun menghidupkan dahulu lampu tanda darurat."

"Saya lihat berkeliling mobil, selang angin bocor dan saat itu saya lagi mencoba memperbaikinya," ujarnya.

Darmawan pun menegaskan kecelakaan ini bukanlah tabrakan beruntun.

Dia menegaskan bahwa kendaraan yang dia kendarai telah berhenti dan ditabrak dari belakang oleh truk dan Elf.

Sementara itu, Suyatno (53) sopir truk tronton bernomor polisi R 1857 GC mengaku tak melihat ada rambu darurat pada kendaraan truk tronton yang ada di depannya, lantaran keterbatasan jarak pandang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan