Minggu, 31 Agustus 2025

POPULER Regional: Oknum Guru Cabuli 9 Murid | Nelayan Video Call dengan Wanita Tanpa Busana, Diperas

Berikut ini berita populer regional dalam 24 jam terakhir. Seorang oknum guru nekat mencabuli 9 murid laki-lakinya di dalam kelas.

Penulis: Miftah Salis
Editor: Tiara Shelavie
Kompas.com/Ist
Ilustrasi WhatsApp- Berikut ini berita populer regional dalam 24 jam terakhir. Seorang oknum guru nekat mencabuli 9 murid laki-lakinya di dalam kelas. Sementara itu seorang nelayan diperas setelah video call dengan wanita tanpa busana di WA. 

Kini korban tengah hamil 7 bulan.

Setelah menghamili gadis tersebut, tersangka malah tak mau bertanggung jawab.

Pelaku merupakan warga Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

RSU dijemput di rumahnya tanpa perlawanan.

Sebelumnya RSU dilaporkan oleh orang tua korban ke Polsek Pringsewu Kota, Sabtu (12/12/2020) pukul 08.30 WIB.

Tak berselang lama, petugas Unit Reskrim Polsek Pringsewu Kota langsung mengamankan pelaku, Sabtu (12/12/2020) sore pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Atang Samsuri mengungkapkan, ketika dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Viral Pengantin Wanita Nangis saat Mantan Datang hingga Pingsan, Mengaku Khilaf: Saya Tidak Sadar

Beberapa hari ini sebuah video seorang pengantin wanita yang memangis histeris hingga pingsan saat mantan datang ke acara pernikahan menjadi viral.

Pengantin wanita bernama Aollina Alfia Lestari pun mengaku khilaf atas perbuatannya.

Sementara sang suami telah memaafkan istrinya.

foto bersama pasangan pengantin Dedi dan Lestari, pengantin yang sempat viral lantaran menangis saat kedatangan mantan (Dok Dina, adik dari mempelai laki-laki)
foto bersama pasangan pengantin Dedi dan Lestari, pengantin yang sempat viral lantaran menangis saat kedatangan mantan (Dok Dina, adik dari mempelai laki-laki) (Kompas.com)

"Saya tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaan saya waktu itu, saya tidak sadar pokoknya, saya khilaf," kata Lestari, saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin (14/12/2020).

Lestari menyebutkan, atas kejadian itu ia sudah meminta maaf terhadap keluarga besar suaminya atas tindakan yang dilakukan.

"Saya sudah minta maaf sama suami saya, terutama keluarga besar suami, benar memang waktu itu saya tidak sadar," kata wanita kelahiran Desa Janapria, Lombok Tengah itu.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan