Breaking News:

Seorang SPG Ngaku Dicabuli Sekuriti dan Hampir Dirudapaksa, Dituduh Konsumsi Narkoba

Seorang SPG counter jadi korban pencabulan sekuriti di sebuah mal Bandar Lampung. Korban dituduh mengonsumsi narkoba oleh pelaku.

pexels
ILUSTRASI korban pencabulan - Seorang SPG counter jadi korban pencabulan sekuriti di sebuah mal Bandar Lampung. Korban dituduh mengonsumsi narkoba oleh pelaku. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNNEWS.COM- Seorang SPG counter jadi korban pencabulan sekuriti di sebuah mal Bandar Lampung.

Korban dituduh mengonsumsi narkoba oleh pelaku.

Korban pun hampir dirudapaksa oleh pelaku.

Alhasil korban R (21) warga Rajabasa mengadukan sekuriti T (30) ke Polresta Bandar Lampung dengan Nomor TBL/LP/B-1/2433XI/LPG/SPKT/Resta Balam tanggal 7 November 2020.

Penasihat Hukum korban, Frisilia Sriis Devitasari mengatakan peristiwa ini terjadi pada 7 November 2020 sekitar pukul 14.20 WIB.

Baca juga: Ayah Cekoki Minuman Dicampur Perangsang ke Anak Tirinya Lalu Dirudapaksa, Pelaku Ternyata Guru PNS

Baca juga: Kalah Taruhan, Suami Berikan Istri ke Teman untuk Dirudapaksa, Siram Cairan Asam Saat Korban Menolak

"Klien kami laporkan ke Polresta Bandar Lampung dengan harapan bisa ditangani," ungkap Frisilia Sriis Devitasari saat konferensi pers di Kantor Law Firm Graha Yusticia, Bandar Lampung, Kamis (17/12/2020).

Frisilia Sriis Devitasari mengatakan peristiwa pencabulan ini bermula saat korban R mendapat pesan singkat dari terlapor T.

"T mengirim pesan di WhatsApp agar bisa menemui di lantai lima, namun saat itu T sudah menunggu di lantai dua dan bersama-sama naik ke lantai lima," ucap Frisilia Sriis Devitasari.

Masih kata dia, sampai lantai lima T menuduh R telah menggunakan narkoba dan akan dicek urinenya.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved