Breaking News:

Amankan Natal dan Tahun Baru, 1.000 Personil Dikerahkan, Siap Bubarkan Kerumunan di Jembatan Ampera

1000 personil gabungan diterjunkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 di Sumsel, termasuk gereja hingga Jembatan Ampera.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO
Suasana pengujung senja di Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (7/3/2017) 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Setidaknya 1000 personil gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah Sumsel diterjunkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021.

Meski tak ada perayaan malam Tahun Baru, personil tetap disiapkan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, meskipun dalam suasana pandemi Covid-19, pengamanan tetap akan dilaksanakan untuk terciptanya suasana aman bagi umat Kristiani dalam melaksanakan Natal 2020.

Tentunya pengamanan juga akan dilakukan di gereja-gereja maupun pusat keramaian yang ada.

Baca juga: Sahroni: Palembang Punya LRT Tapi Jalan Protokolnya Jelek!

Pada perayaan tahun baru kali ini, pusat keramaian yang biasa dijadikan tempat berkumpul menanti pergantian tahun tidak diperbolehkan adanya kerumunan massa.

"Untuk diperbatasan, pastinya ada pos yang didirikan, pemantauan pun akan tetap dilakukan. Seperti sekarang, di sejumlah tempat seperti bandara, terminal hingga pelabuhan sudah dilakukan swab antigen," ungkapnya usai apel gelar pasukan di lapangan Pakri Palembang, Senin (21/12).

Gubernur Sumsel pun mengimbau untuk tidak melaksanakan kegiatan atau perayaan malam tahun baru.

Bila sosialisasi telah dilakukan tetapi tidak diikuti, maka pembubaran bahkan sanksi lain akan diberlakukan.

"Lebih baik tidak ada kegiatan di malam pergantian tahun. Tetap berada di rumah, jangan sampai ada pesta kembang api atau ada perayaan yang membuat kerumunan massa," kata Herman Deru.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yusantyo Sandhy memimpin penghormatan bendera yang diikuti oleh sejumlah driver ojek online dan komunitas motor melakukan hormat bendera merah putih pada acara penghormatan detik-detik proklamasi pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 di Kawasan Jembatan Ampera, Palembang, Senin (17/8/2020). Pada acara penghormatan bendera detik-detik proklamasi diikuti oleh komunitas motor dan driver ojek online. TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yusantyo Sandhy memimpin penghormatan bendera yang diikuti oleh sejumlah driver ojek online dan komunitas motor melakukan hormat bendera merah putih pada acara penghormatan detik-detik proklamasi pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 di Kawasan Jembatan Ampera, Palembang, Senin (17/8/2020). Pada acara penghormatan bendera detik-detik proklamasi diikuti oleh komunitas motor dan driver ojek online. TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO)

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri menjelaskan, untuk pengamanan Natal dan tahun baru, pihaknya bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Sumsel mengerahkan 1.000 personil gabungan.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved