Sabtu, 30 Mei 2026

Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi Kabupaten Magelang Diperpanjang 2 Pekan

Perpanjangan status tanggap darurat bencana Gunung Merapi ini sesuai Keputusan Bupati Magelang Nomor 180/182/444/KEP/46/2020

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Twitter BPPTKG
Kondisi Gunung Merapi, Selasa (29/12/2020) yang terpantau via PGM Kaliurang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi dari Jumat (1/1/2021), berlangsung selama 15 hari ke depan, berakhir pada Jumat (15/1/2021) mendatang.

Ini hasil rekomendasi BPPTKG di mana status Gunung Merapi yang masih Siaga (Level 3).

Perpanjangan status tanggap darurat bencana Gunung Merapi ini sesuai Keputusan Bupati Magelang Nomor 180/182/444/KEP/46/2020.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan, perpanjangan status tanggap darurat ini menimbang rekomendasi dari BPPTKG di mana Gunung Merapi saat ini masih berstatus Siaga atau Level 3.

“Atas dasar itu, Pemkab Magelang memperpanjang kembali status tanggap darurat mulai tanggal 1 Januari besok sampai dengan 15 Januari.

Baca juga: Sebuah Truk Penambang Terseret Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Ternyata Sudah Terjebak di Sungai

Ini (perpanjangan) sambil menunggu perkembangan dari BPPTKG,” ujarnya, Jumat (1/1/2021). 

Zaenal memperpanjang status tanggap darurat Merapi ini bukan tanpa alasan.

Sesuai rekomendasi dari BPPTKG terkait Gunung Merapi dengan aktivitas yang masih meningkat, sehingga butuh upaya strategis untuk melindungi masyarakat.

“Kita mengambil itu (perpanjangan status tanggap darurat), tentunya mempertimbangkan BPPTKG, kita akan ikuti dalam rangka untuk melindungi masyarakat kita,” tuturnya.

Sementara status tanggap darurat ini ditetapkan, Pemkab Magelang melakukan berbagai upaya antisipasi.

Pemkab menyediakan tempat-tempat pengungsian yang representatif dan memfasilitasi segala kebutuhan warga dari daerah rekomendasi rawan bencana Merapi, selama tinggal di tempat pengungsian.

Baca juga: Posko Pengungsi Erupsi Gunung Merapi Butuh Akses Internet Cepat

Saat ini sendiri masih ada sekitar 239 jiwa di dua titik lokasi pengungsian. Mereka dari Desa Paten yang terdiri dari Dusun Babadan 2, sebanyak 120 jiwa di Gedung TEA Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan.

Desa Krinjing yang terdiri dari Dusun Trono (24 jiwa), Desa Pugeran (42 jiwa) dan Dusun Trayem (53 jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan. Kecamatan Mertoyudan. (rfk)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi Kabupaten Magelang Diperpanjang Sampai 15 Januari

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved