Sabtu, 30 Agustus 2025

Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Wanita dan Anak-anak di 4 Dusun Ini Mulai Mengungsi

Sebagaian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman seiring Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran, Sabtu (16/1/2021) petang.

Editor: Adi Suhendi
SURYA/TONY HERMAWAN
Bapak-bapak dari warga Dusun Sumbersari bersiaga memantau aktifitas Gunung Semeru, Sabtu (16/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, LUMAJANG - Sebagaian warga dari Dusun Supiturang, Kamar A, Sumbersari, dan Umbulan kini memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman seiring Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran, Sabtu (16/1/2021) petang.

Warga yang mengunsi utamanya perempuan dan anak-anak.

"Ke atas semua rata-rata mengungsi mandiri ke rumah-rumah saudara," kata Harianto warga Dusun Supiturang, Sabtu (16/1/2021).

Ia mengatakan saat ini kebanyakan bapak-bapak memilih bertahan di rumah.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Muntahkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

Mereka menjaga harta benda sembari memantau aktifitas Gunung Semeru.

"Ya warga begadang takutnya nanti ada letusan lagi," ujarnya.

Sementara itu, pantauan di Balai Desa Supiturang sendiri tidak terlihat aktifitas warga mengungsi.

Baca juga: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga Desa Supiturang Lumajang Pilih Mengungsi

Bahkan di lapangan Supiturang pun juga sama.

Untuk diketahui, balai desa dan lapangan tersebut sempat digunakan untuk mengungsi warga saat Semeru erupsi pada awal Desember lalu.

Statusnya masih waspada

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Semeru masih dalam level II atau 'Waspada'.

Hal tersebut menyusul terjadinya Awan Panas Guguran (APG) yang meluncur sejauh kurang lebih 4 kilometer dan disertai guguran lava dengan jarak luncur antara 500-1.000 meter dari Kawah Jonggring Seleko ke arah Besuk Kobokan, Sabtu (16/1) pukul 17.24 WIB.

Adapun penetapan status gunungapi tersebut didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahayanya.

Baca juga: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga di Sekitar Aliran Sungai Curah Kobokan Diminta Waspada

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahaya nya, maka tingkat aktivitas Gunung Semeru masih ditetapkan pada Level II atau Waspada," jelas PVMBG dalam keterangan resmi.

Sementara itu, berdasarkan hasil rekaman gempa APG pada hari ini tercatat dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 4.287 detik.

Gunung Semeru meletus.
Gunung Semeru meletus. (istimewa)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan