Minggu, 31 Agustus 2025

Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga Desa Supiturang Lumajang Pilih Mengungsi

Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur mengalami erupsi, Sabtu (16/1/2021) sore.

Editor: Adi Suhendi
istimewa
Gunung Semeru meletus. 

TRIBUNNEWS.COM, LUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur mengalami erupsi, Sabtu (16/1/2021) sore.

Peningkatan aktivitas Gunung Semeru tersebut pun membuat geger warga sekitar.

Gunung Semeru kembali mengeluarkan guguran awan panas.

Peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca juga: Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Guguran Hingga Lava Pijar, Statusnya Masih Level II

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) awan guguran panas meluncur hingga sejauh 4,5 kilometer dan mengarah ke Besuk Kobokan.

"Iya benar terjadi awan panas guguran amak 22 mm durasi 4287 detik, jarak luncur 4.5 kilometer arah Besuk Kobokan," kata Mukdas Sofyan, petugas PVMBG, Sabtu (16/1/2021).

Gunung Semeru meletus.
Gunung Semeru meletus. (istimewa)

Lebih lanjut, katanya, pada pukul 17:24-18:35 WIB Gunung Semeru masih mengeluarkan guguran awan panas.

"Setelah dicermati jarak lajunya hampir sama yaitu 4 kilometer," katanya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, pantauan terkini di Desa Supiturang, kawasan lereng yang hanya berjarak 6 kilometer dari Gunung Semeru guguran lava masih terjadi hingga sekarang.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 4,5 Kilometer, Status Masih Waspada

Meski demikian, hujan abu tidak terjadi meski Semeru baru saja mengeluarkan guguran awan panas.

"Kalau di sini enggak ada hujan abu, mungkin yang kena dampak Desa Sumbersari dan Pasrujambe," kata Abdul Hanan warga Siputurang.

Menurut kesaksiannya, sebelum Semeru mengeluarkan guguran awan panas sempat mengeluarkan letusan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gunung Semeru Meletus!

"Iya tapi letusan kecil 1 kali," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, kata dia, terkini saat warga sudah banyak yang mengungsi ke dataran lebih tinggi.

Sebab dikhawatirkan Gunung Semeru meletus kembali.

"Ya jaga-jaga karena rumahnya sangat dekat dengan Gunung," katanya.

Statusnya masih waspada

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Semeru masih dalam level II atau 'Waspada'.

Hal tersebut menyusul terjadinya Awan Panas Guguran (APG) yang meluncur sejauh kurang lebih 4 kilometer dan disertai guguran lava dengan jarak luncur antara 500-1.000 meter dari Kawah Jonggring Seleko ke arah Besuk Kobokan, Sabtu (16/1) pukul 17.24 WIB.

Adapun penetapan status gunungapi tersebut didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahayanya.

Baca juga: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Warga di Sekitar Aliran Sungai Curah Kobokan Diminta Waspada

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahaya nya, maka tingkat aktivitas Gunung Semeru masih ditetapkan pada Level II atau Waspada," jelas PVMBG dalam keterangan resmi.

Sementara itu, berdasarkan hasil rekaman gempa APG pada hari ini tercatat dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 4.287 detik.

Gunung Semeru meletus.
Gunung Semeru meletus. (istimewa)

Dalam hal ini, PVMBG juga memastikan bahwa potensi ancaman bahaya erupsi Gunung Semeru adalah berupa lontaran batuan pijar di sekitar puncak, sedangkan material lontaran berukuran abu dapat tersebar lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 4,5 Kilometer, Status Masih Waspada

Kemudian potensi ancaman bahaya lainnya berupa awan panas guguran dan guguran batuan dari kubah/ujung lidah lava ke sektor tenggara dan selatan dari puncak.

Apabila terjadi hujan dapat terjadi lahar dingin di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak.

Sebagaimana informasi sebelumnya, bahwa saat ini arah luncuran awan panas dan guguran mencapai jarak luncur maksimum 4 km ke sektor tenggara dan selatan dari puncak.

Baca juga: BERITA FOTO: Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer

Selain itu, dapat terjadi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak.

Dalam status Level II (Waspada) masyarakat/ pengunjung/ wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah/puncak Gunung Semeru dan jarak 4 km arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.

Selain itu, masyarakat diminta agar selalu mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Selanjutnya, radius dan jarak rekomendasi ini akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya.

Penulis: Tony Hermawan

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Gunung Semeru Kembali Erupsi , Warga Lumajang Panik

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan