Breaking News:

Terlibat Pengeroyokan, Seorang Tahanan Lakukan Ijab Kabul di Musala Kantor Polisi

Terlibat pengeroyokan, seorang tahanan terpaksa melakukan pernikahan di kantor polisi. Tahanan tersebut bernama Wahyudi (18).

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Proses pernikahan Wahyudi dan Lisnawati di Polsek Panakkukang, Kecamatan Panakukang, Rabu (2012021). Salah seorang tahanan Polsek Panakukang, Wahyudi (18), terpaksa melangsungkan pernikahannya di kantor polisi. Wahyudi masih sedang menjalankan proses persidangan, karena diduga ikut terlibat melakukan pengeroyokan, adapun pasal yang ditersangkakan yaitu, 170 KUHP. 

Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan

TRIBUNNEWS.COM- Terlibat pengeroyokan, seorang tahanan terpaksa melakukan pernikahan di kantor polisi.

Tahanan tersebut bernama Wahyudi (18).

Proses ijab kabul berlangsung di musala Polsek Panakukang.

Pasalnya, Wahyudi masih sedang menjalankan proses persidangan, karena diduga ikut terlibat melakukan pengeroyokan, adapun pasal yang ditersangkakan yaitu, 170 KUHP.

Wahyudi sendiri akan melangsungkan pernikahan dengan Lisnawati (18), yang merupakan teman sekolahnya saat SMK.

Prosesi ijab kabul berlangsung dengan sederhana, di Mushalla Polsek Panakkukang, yang hanya dihadiri oleh keluarga inti masing-masing mempelai.

Hal ini juga untuk menjaga protokol kesehatan, di tengah pandemi Covid-19.

"Hari ini saya akan melangsungkan pernikahan, karena status saya masih tahanan (belum sidang), maka dilakukan di polsek," ujar Wahyudi, Rabu (20/1/2021).

"Calon saya teman waktu sekolah, di SMK Mastar. Sudah pacaran 2 tahun," lanjutnya.

Baca juga: Dikarantina karena Positif Covid-19, Tahanan Kejaksaan Negeri Denpasar Malah Kabur ke Yogyakarta

Baca juga: Menentang Perintah Awak pesawat Tak Mau Pakai Masker, Warga Jepang Ini Ditangkap Polisi

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved