Breaking News:

Cerita Orang Tua Mahasiswi yang Bunuh Bayinya, Peras Keringat Jadi Pemulung untuk Kuliahkan Anak

Orang tua RH (26) yang tinggal di Kabupaten Indramayu mengaku terpukul dengan apa yang dilakukan oleh anaknya itu.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
Gelar perkara kasus pembunuhan bayi di Mapolres Magelang Kota, Selasa (19/1/2021) - Cerita Orang Tua Mahasiswi yang Bunuh Bayinya, Peras Keringat Jadi Pemulung untuk Kuliahkan Anak 

TRIBUNNEWS.COM - Orang tua RH (26) mengaku terpukul dengan apa yang dilakukan oleh anaknya itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, RH merupakan mahasiswi yang tega membunuh bayinya sendiri.

RH membunuh bayi yang baru dilahirkannya dengan cara dicekik dan disumpal mulutnya memakai kapur barus (kamper).

Sedangkan lokasi kejadian berada di kamar mandi di asrama komplek RSJ Soerojo di Kramat Utara, Magelang Utara.

Kini, mahasiswi itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjadi tahanan Polres Magelang Kota.

Baca juga: Fakta Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Paman, Tuang Bir dan Minuman Energi agar Tak Menangis

"Benar-benar terpukul apalagi mereka (orang tua RH),” ujar salah seorang keluarga, Rastinah (38) saat ditemui dikediaman RH di Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (24/1/2021).

Rastinah mengatakan, padahal kedua orangtua RH sudah bersusah payah mencari nafkah demi membiayai kuliah anaknya tersebut.

Kedua orang tuanya itu sampai rela mengadu nasib ke ibu kota.

Di sana, mereka diketahui sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

“Seluruh penghasilan memulung sampah, digunakan untuk kepentingan kuliah keponakan saya. Namun semua sia-sia,” ujar dia.

Halaman
12
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved