Kamis, 4 Juni 2026

Gempa di Sulawesi Barat

Pulihkan Kondisi Psikis, Tim Dongeng Ceria Ajak Anak Korban Gempa Mamuju Belajar dan Bermain

Tim Dongeng Ceria turun tangan ikut pulihkan psikis anak-anak penyintas gempa bumi Mamuju, mereka mengajak anak-anak bermain dan belajar di zona anak.

Tayang:
ISTIMEWA
Tim Dongeng Ceria pusat dan tim Dongeng Ceria Palu membuka zona anak di Desa Takandeang, tepatnya di Dusun Rantai Dunia, Mamuju. Selama tiga hari, puluhan anak di Takandeang bermain dan belajar bersama tim Dongeng Ceria. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna memulihkan psikis anak-anak penyintas gempa bumi Mamuju, Sulawesi Barat beberapa hal dilakukan, seperti yang digiatkan Tim Dongeng Ceria.

Mereka melakukan pendampingan kepada anak-anak berupa bermain dan belajar di posko zona anak.

Tim juga memberikan selimut, perlengkapan kesehatan, wakaf alquran serta pangan sehat.

Hingga 1 Februari 2021, ada 50 selimut dan 50 paket hygiene kit yang disalurkan, dari 300 paket yang
ditargetkan.

Tim Dongeng Ceria juga menyarankan para donatur untuk mengirimkan bantuan berupa uang tunai dan
bukan barang (selimut) karena banyak paket barang yang sampai lokasi sekitar 8 hari sedangkan
pengadaan selimut ini sifatnya urgent dan mendesak.

Selain itu, selimut bisa dibeli langsung di pasar dekat sini agar menghidupkan kembali roda perekonomian warga sekitar.

Selain selimut, hygiene kit khusus anak pun diperlukan agar anak-anak bisa hidup bersih dan sehat.

Orangtua di sini saat diingatkan pemakaian masker sebagai bagian dari protokol Covid-19, banyak yang
menyatakan lebih takut gempa daripada corona, sehingga kurang aware terhadap pemakaian
masker, menjaga sanitasi, dan sejenisnya.

Oleh sebab itu diharapkan dengan pemberian hygiene kit ini, anak-anak bisa menjaga kebersihan dan kesehatannya secara mandiri.

Baca juga: Helikopter BNPB Evakuasi Warga Sakit yang Terisolir Akibat Gempa Sulbar

Satu paket hygiene kit Dongeng Ceria terdiri atas handuk, tisu basah, minyak kayu putih, shampo,
sabun cair, hand sanitizer, serta sikat dan pasta gigi anak.

Terakhir yang tak kalah pentingnya adalah pengadaan pangan sehat untuk anak. J

angan sampai anak-anak penyintas mengonsumsi mi instan setiap hari, mereka memerlukan gizi yang cukup agar tumbuh kembangnya terjaga.

Tim Dongeng Ceria menyiapkan camilan dan makanan berat yang sehat untuk anak-anak di zona
anak ini, sehingga proses recovery anak-anak penyintas di sini bisa makin optimal.

“Prinsip respon kebencanaan Dongeng Ceria adalah sedikit tapi tuntas, kecil tapi fokus,” ujar Kak Iman Surahman selaku Founder Dongeng Ceria Indonesia dalam pernyataan yang diterima Tribun, Selasa (2/2/2021).

Iman mengatakan selama pendampingan mereka ingin memperlakukan anak-anak seperti sedang berkemah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved