Senin, 1 September 2025

VIRAL Warga Dipersulit saat Minta Beras dan Petugas Dinsos Malah Asik Karaokean, Ini Respons Ganjar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan responsnya soal unggahan viral soal warga dipersulit saat meminta bantuan beras di Dinsos Pekalongan.

Editor: Endra Kurniawan
Kolase Tribunnews (Istimewa dan Facebook.com/mamase.eko)
Viral Warga Dipersulit saat Minta Beras dan Petugas Dinsos Malah Asik Karaokean, Ini Respons Ganjar 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan responsnya terkait unggahan viral soal warga dipersulit saat meminta bantuan beras di Dinsos Pekalongan.

Ganjar mengaku telah mendapatkan kiriman postingan serupa.

Lantas, Ganjar pun berkomunikasi dengan Wakil Wali Kota Pekalongan terkait kejadian tersebut.

Baca juga: Tegaskan Nama Ganjar Tak Terkait Gubernur Jateng, Tiga Serangkai akan Tarik Buku dan Merevisi

"Kemarin saya kontak Wakil Wali Kotanya. 'Betul, Pak. Saat itu kebutuhan logistik banyak'. Mungkin petugas di sana tidak melayani dengan baik," kata Ganjar di kantornya, Rabu (10/2/2021).

Ganjar mengatakan dari informasi yang didapat, pemda sudah memanggil oknum pegawai dalam postingan tersebut untuk diberi peringatan.

"Kata Pak Wakil sudah dipanggil. Sudah dijelaskan. Yang di dalam itu diberikan peringatan. Malah silakan datang ke Dinsos, tidak usah takut," ungkapnya.

Viral Sebelumnya

Sebuah unggahan foto berikut curhatan akun Mamase Eko di grup Facebook Pekalongan Info menjadi viral.

Eko, pemilik akun tersebut menceritakan sulitnya meminta bantuan beras di Kantor Dinas Sosial Kota Pekalongan dengan alasan surat tidak lengkap.

Bahkan, saat meminta beras, Eko bercerita mendapati sejumlah orang yang malah asyik berkaraoke. Padahal warga sudah menembus banjir ke Kantor Dinas Sosial.

Hingga Rabu (10/2/2021) pukul 19.00 WIB postingan itu telah mendapat 7.722 komentar dan dibagikan sebanyak 1.289 kali.

Berikut ini isi postingannya yang berjudul 'Kapok ke Dinsos Pekalongan' :

Baca juga: Viral Sepasang Pengantin di Bekasi Gelar Resepsi di Tengah Banjir, Ini Pengakuan Mempelai Wanita

"Hari Minggu malam kami datang ke dinsos dg Pak RT dan Pak RW menerjang banjir menggunakan Tossa untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT di Krapyak, sampe di sana dibilangin bahw astok habis, terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahla kita menduga saja) tiba2 oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya, lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat2 yang sudah kami bawa.

dan lalu kasih alasan bahwa surat2 tersebut tidak lengkap karena tidak ada cap dari kelurahan, kami nego..gimana kalau misal hari ini juga kami minta cap kelurahan apakah bantuan bisa cair..kurang lebih dia memastikan bisa..kemudian kami nego gimana kalau berasnya kami bawa sekalian sama petugas untuk mengambil bersama2 surat yang di cap kelurahan..beliau bilang tidak bisa..padahal untuk sampai dinsos kami menerjang banjir yang cukup dalam,

yang lebih bikin kami emosi..yang di dalam banyak oknum yang santai-santai sambil karaoke..

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan