Breaking News:

VIRAL Gadis Bercerita Mendapatkan Tawaran untuk Beli Penyu, Ini Aturan Perlindungan Penyu

Penjelasan aturan perlindungan dan pelestarian penyu yang ada di Indonesia.

TikTok @princessferensya
Capture TikTok @princessferensya 

Dilansir oleh kkp.go.id, semua jenis penyu laut di Indonesia telah dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Hal ini berarti segala bentuk perdagangan penyu baik dalam keadaan hidup, mati, maupun bagian tubuhnya itu dilarang.

Pemanfaatan jenis satwa dilindungi hanya diperbolehkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, dan penyelamatan jenis satwa yang bersangkutan.

Kementerian dalam negeri (Mendagri) juga telah memerintahkan pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan langkah-langkah perlindungan penyu dengan mengeluarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 523.3/5228/SJ/2011 tanggal 29 Desember 2011.

Isi dari surat edaran tersebut, mengenai pengelolaan penyu dan habitatnya, yang menginstruksikan kepada para gubernur untuk selanjutnya mengkoordinasikan kepada para bupati dan walikota serta intansi terkait di wilayahnya.

Hal tersebut bertujuan untuk melindungi penyu melalui tindakan pencegahan, pengawasan, penegakkan hukum dan penindakan serta mensosialisasikan peraturan perundangan terkait, sekaligus pembinaan dalam rangka penyadaran masyarakat guna melindungi penyu.

Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka melakukan penertiban terhadap pemanfaatan penyu dan turunannya juga telah menerbitkan Surat Edaran No. SE 526 tahun 2015.

Berisi tentang pelaksanaan perlindungan penyu, telur, bagian tubuh, dan/atau produk turunannya.

Sedangkan dalam dunia internasional, semua jenis penyu laut telah dimasukan dalam appendix I yang artinya perdagangan internasional penyu untuk tujuan komersil juga dilarang (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna).

Dikutip dari kkp.go.id, Rabu (24/2/2021), Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, ikut berperan aktif dalam pengelolaan penyu di wilayah perairan Sulawesi.

Halaman
1234
Penulis: Ranum KumalaDewi
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved