Breaking News:

Detik-detik Tenda Pernikahan Ambruk Jelang Resepsi, Tamu Undangan Berlarian Menyelamatkan Diri

Sebelum acara resepsi berlangsung, tenda tersebut ambruk pukul 13.00 Wita. Mereka kemudian berlarian ke luar untuk menyelamatkan diri.

Editor: Dewi Agustina
Istimewa
Kondisi tenda acara pernikahan yang ambruk diterpa angin kencang dan hujan deras di Desa Uloe, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (7/3/2021). 

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kaswadi Anwar

TRIBUNNEWS.COM, BONE - Tenda pernikahan di Dusun Mattirowalie, Desa Uloe, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ambruk setelah diterpa hujan disertai angin kencang.

Tenda resepsi pernikahan yang berdiri di lapangan sepak bola tersebut ambruk menimpa kursi untuk tamu undangan, Minggu (7/3/2021) pukul 13.00 Wita.

Padahal satu jam lagi, tepatnya pukul 14.00 Wita, kedua mempelai rencananya duduk sebagai raja dan ratu sehari di tenda tersebut usai ijab kabul.

Tenda resepsi pernikahan yang ambruk milik mempelai wanita bernama Nur Yesi Safitri.

Perempuan berusia 19 tahun ini dipinang oleh pria bernama Muhammad Yusuf (24).

Yusuf bekerja sebagai karyawan perusahaan tambang di Masamba. Kedua mempelai masih satu desa.

Seorang warga, Musfira mengatakan, meski tenda pernikahan ambruk, acara pernikahan tetap berlangsung.

Proses ijab kabul telah terlaksana.

Kondisi tenda acara pernikahan yang ambruk diterpa angin kencang dan hujan deras di Desa Uloe, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (7/3/2021).
Kondisi tenda acara pernikahan yang ambruk diterpa angin kencang dan hujan deras di Desa Uloe, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (7/3/2021). (Istimewa)

"Sudah ijab kabul di rumah mempelai wanita pukul 14.45 Wita," katanya.

Ia menyampaikan, saat ini kedua mempelai sedang berfoto. Keduanya juga menerima para tamu undangan yang hadir.

Kedua mempelai terlihat bahagia dengan menggunakan pakaian pengantin khas bugis dan riasan lengkap.

"Pasangan pengantin usai akad nikah, menerima tamu undangan dalam rumah," ucapnya.

Saat ini, kondisi di sekitar lokasi resepsi pernikahan, hujan dan angin kencang mulai reda.

Baca juga: Insiden di Kampus Bolivia: Seorang Mahasiswi Terlihat Dorong Mahasiswi Lain sebelum Pagar Ambruk

Baca juga: Remaja 17 Tahun Urus Adik Seorang Diri di Rumah yang Ambruk, Ayah Meninggal, Ibu Menikah Lagi

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved