Breaking News:

Lolos Dari Kopi Beracun, Siswa SMP Ini Tewas Dijerat Dua Pemuda, Gara-gara Pasang Status Chip 7 Juta

Padahal, ternyata korban tidak punya cips sebanyak itu. Hanya dia sempat memasang status berupa foto cips yang nilainya sebanyak itu.

M Taufik/Surya
Polisi menunjukkan tersangka dan beberapa barang bukti pembunuhan terhadap siswa SMP di Sidoarjo. 

TRIBUNNEWS.COM -- Hanya ingin menguasai ponsel seorang siswa SMP, dua pemuda di Sidoarjo, Jawa Timur nekat membunuhnya.

Bahkan usaha pembunuhan dilakukan dua kali, dan usaha kedua yang berhasil.

Setelah lolos dari jebakan kopi berisi racun, nyawa siswa SMP ini akhirnya dicabut paksa dengan cara lehernya dijerat.

Dua orang pelaku mengekseskui korban di dalam sebuah mobil pada malam hari.

Korban yang tidak menyadari masuk perangkap pembunuhan, ikut di dalam mobil yang disewa tersangka.

Baca juga: Kandang Kambing Jadi Saksi Bisu Duda di Subang Bunuh Diri, Diduga Depresi Sakit Tak Kunjung Sembuh

Pembunuhan siswa SMP ersebut sudah direncanakan. pelaku sempat gagal menjalankan aksinya karena kopi yang berisi racun tidak diminum oleh korban.

Penasaran, peaku akhirnya menjerat leher korban di daam mobil.

Jasad korban dibuang ke dalam parit. Sadisnya, kedua pelaku menginjak tubuh korban agar tidak muncul ke permukaan

Begini kronologi lengkapnya

Andika Reza Rahmadani, remaja 14 tahun asal Desa Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo tewas akibat lehernya dijerat sarung oleh dua orang tetangganya sendiri.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved