Breaking News:

Satu Keluarga TKI Kembali Dipulangkan ke Aceh, Agus Diana Sakit Pasca Operasi Caesar Bayi Prematur

Kondisi kesehatan Agus Diana pasca menjalani operasi di rumah sakit di Malaysia, sangat dikhawatirkan.

For Serambinews.com
H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma Anggota DPD RI asal Aceh, dibantu oleh Abu Saba dan Haikal yang merupakan timnya di Malaysia kembali bantu pemulangan satu keluarga TKI asal Bireuen di Malaysia, Senin (22/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Satu keluarga TKI Malaysia warga Desa Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen dipulangkan, Senin (22/3/2021).

Pemulangan Irfan Abd Wahab (38), istrinya Agus Diana (36) dan anaknya Alfahri (4) ini diprakarsai oleh H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma, Anggota DPD RI asal Aceh yang dibantu oleh Abu Saba dan Haikal, timnya di Malaysia.

Agus Diana (istri Irfan) masih dalam kondisi sakit pasca operasi caesar bayi prematur yang dijalaninya di Rumah Sakit Shah Alam Malaysia sebulan lalu.

Kondisi kesehatan Agus Diana pasca menjalani operasi di rumah sakit di Malaysia, sangat dikhawatirkan.

Karena berisiko terjadinya infeksi yang dapat mengancam jiwanya dan harus segera mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

"Setelah kita melihat langsung kondisi Agus Diana yang semakin memprihatinkan, saya bersama Haikal kemudian menghubungi Haji Uma untuk meminta bantuan beliau dan Alhamdulillah mendapatkan respon yang baik," ungkap Abu Saba, Ketua Tim Haji Uma di Malaysia.

Tim Haji Uma di Malaysia, Abu Saba dan Haikal, mendorong kursi roda yang diduduki dua pasien lumpuh saat dibawa pulang dari Malaysia ke Aceh, Rabu (21/1/2021). Foto kanan, Khalis Wandi warga Keumala Kabupaten Pidie yang menderita lumpuh total akibat stroke, saat dibawa ke kursi roda.
Tim Haji Uma di Malaysia, Abu Saba dan Haikal, mendorong kursi roda yang diduduki dua pasien lumpuh saat dibawa pulang dari Malaysia ke Aceh, Rabu (21/1/2021). Foto kanan, Khalis Wandi warga Keumala Kabupaten Pidie yang menderita lumpuh total akibat stroke, saat dibawa ke kursi roda. (SERAMBINEWS.COM/Handover)

Abu Saba menambahkan, jika Agus Diana terus melanjutkan pengobatan di salah satu rumah sakit di Malaysia, dapat dipastikan akan sangat terkendala dengan biaya.

Sementara untuk pengurusan pemulangan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan proses yang tergolong sulit, mengingat dokumen yang dimiliki tidak lengkap.

Haji Uma bersama timnya ikut mengeluarkan biaya sebesar Rp 12 juta.

Jumlah ini untuk membantu biaya pengurusan dokumen, tiket pesawat dan tes swab untuk Agus Diana dan anaknya.

Sementara untuk pemulangan Irfan Abd Wahab, Haji Uma dan tim ikut membantu biaya pengurusan dokumen dan tes swab.

Baca juga: TKI Ilegal Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia, Istri Mohon Bantuan Dana untuk Pulangkan Jenazah

Baca juga: TKI Asal Cianjur Jatuh dan Meninggal di Malaysia, Gaji 1.000 Ringgit Belum Dibayar

"Alhamdulillah hari ini Agus Diana dan keluarga sudah tiba di tanah air melalui Kualanamu Airport. Beliau sedang menjalani karantina Covid-19 sampai 7 hari kedepan," ungkap Haikal yang menjadi tim terdepan dalam pengurusan dokumen pemulangan Agus Diana dan keluarga.

Sementara itu Haji Uma berharap setiba di Aceh Agus Diana segera mendapatkan pelayanan medis lebih lanjut sampai sembuh di rumah sakit rujukan.

Haji Uma mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh di Malaysia dan KBRI Kuala Lumpur yang telah membantu pemulangan ketiga TKI Aceh tersebut.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Tim Haji Uma Bantu Pemulangan Satu Keluarga TKI asal Aceh di Malaysia

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved