Senin, 1 Juni 2026

Kapal Tabrakan di Indramayu

Kapal Tabrakan di Perairan Balongan Indramayu, 17 ABK Belum Ditemukan

17 ABK lainnya masih hilang dan kini dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Posisi tabrakan kapal di perairan Balongan, Indramayu, Sabtu (3/4/2021). Saat itu, kapal nelayan Barokah Jaya menabrak kapal Habco Pionner sehingga menyebabkan kapal nelayan itu terbalik. 

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Tabrakan kapal terjadi di perairan Balongan Kabupaten Indramayu antara MV Habco Pioneer dan kapal nelayan MV Barokah Jaya, Sabtu (3/4/2021) sekitar pukul 16.45 WIB.

"Pada Sabtu (3/4/2021) pukul 16.45 LT, Kantor SROP/VTS Cirebon menerima laporan dari Capt. Muhammad Ferdinan Rizal Tanjung, Kapten dari kapal Habco Pionner mengenai musibah di laut," ujar Kepala SROP/Vessel Traffic Services (VTS) Cirebon, Hapiszar berdasarkan berita acara yang diterima Tribuncirebon.com.

Hapiszar mengatakan, kejadian tersebut tepatnya berada di titik koordinat 05°37.35'S - 108°17.18' E.

Posisi tabrakan kapal di perairan Balongan, Indramayu, Sabtu (3/4/2021).

Saat itu, kapal nelayan Barokah Jaya menabrak kapal Habco Pionner sehingga menyebabkan kapal nelayan itu terbalik. 

Dari 32 anak buah kapal (ABK) KM Barokah Jaya, sebanyak 15 di antaranya berhasil dievakuasi oleh kapal Habco Pionner.

"Dan ABK yang belum ditemukan sebanyak 17 orang (informasi dari kapal Habco Pionner)," ujar dia.

Tim SAR kemudian langsung meluncur ke lokasi insiden kecelakaan kapal yang terjadi di Perairan Indramayu, Sabtu (3/4/2021) malam.

Posisi tabrakan kapal di perairan Balongan, Indramayu, Sabtu (3/4/2021). Saat itu, kapal nelayan Barokah Jaya menabrak kapal Habco Pionner sehingga menyebabkan kapal nelayan itu terbalik.
Posisi tabrakan kapal di perairan Balongan, Indramayu, Sabtu (3/4/2021). Saat itu, kapal nelayan Barokah Jaya menabrak kapal Habco Pionner sehingga menyebabkan kapal nelayan itu terbalik. (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, pihaknya meminta pergerakan KN SAR Wisnu Jakarta untuk melakukan operasi SAR di sekitar LKP.

KN SAR Wisnu itu kini sudah bertolak dari Dermaga Inggom Tj Priok pada pukul 21.24 WIB.

Adapun estimasi waktu tempuh ke lokasi kejadian sekitar 8 jam.

Tim diperkirakan akan tiba pada besok hari (hari ini) sekitar pukul 06.24 WIB.

"KN SAR Wisnu dengan POB 30 Orang yang terdiri dari 19 ABK dan 11 Penyelam BSG (Basarnas Special Group) untuk melakukan operasi SAR," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Deden Ridwansah menyampaikan, Kantor SAR Bandung menerima informasi adanya kecelakaan itu dari kepala VTS Cirebon pada pukul 18.31 WIB.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Tabrakan di Perairan Indramayu, 17 Penumpang Masih Hilang

Baca juga: Gelombang Tinggi di Pulau Messah NTT, 4 Rumah dan 4 Kapal Warga Rusak

"Berdasarkan laporan yang kami terima Kantor SAR Bandung, kecelakaan diperkirakan terjadi pada pukul 16.45 WIB sore tadi."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved