Breaking News:

FAKTA Dua Guru di Papua Ditembak KKB: Kronologi hingga Lima Poin Sikap PGRI

Berikut ini fakta-fakta penembakan dua guru oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua.

ISTIMEWA
Proses evakuasi jenazah 2 guru korban penembakan KKB di Terminal UPBU Bandara Moses Kilangin Timika. Dua guru tersebut yakni Oktovianus Rayo dan Yonatan Renden. 

"Korban didatangi pelaku lalu ditembak di dalam kios, bahkan diduga pelaku menembak dengan menggunakan senjata laras pendek," katanya dikutip dari TribunPapua. 

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri (Tribrata Polda Papua)

Kata Kapolda, korban tewas dengan dua luka tembak di bagian tubuh.

Sementara rekan korban yang mengetahui kejadian itu langsung berlari ke dalam hutan untuk berlindung.

"Korban meninggal dengan dua tembakan di bagian rusuk dan perut sebelah kanan. Rekan korban sempat dikabarkan hilang, namun berhasil ditemukan oleh warga dalam kondisi selamat," kata Kapolda.

Sehari setelahnya, atau pada Jumat KKB kembali melakukan penembakan terhadap guru yakni Yonatan Raden (28).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan kronologi lengkap penembakan KKB terhadap Yonatan Raden.

Kamal menerangkan, pada Jumat sekitar pukul 16.45 WIT, korban bersama saksi JS menggunakan sepeda motor berboncengan menuju Kampung Ongolan dengan maksud mengambil terpal guna membungkus jenazah Oktovianus Rayo yang berada di Puskesmas Beoga.

Baca juga: KKB Tembak Mati Guru dan Bakar Sekolah di Papua, Kepolisian Harus Segera Kejar dan Tangkap Pelaku 

Sesampainya di ujung bandara, KKB melakukan penembakan sebanyak 2 kali namun keduanya menancap gas menuju Kampung Ongolan.

Tak lama kemudian bunyi tembakan dari arah belakang Koramil.

Selanjutnya personel gabungan melakukan tembakan balasan ke arah belakang Koramil.

Halaman
1234
Penulis: Daryono
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved