Breaking News:

Pemuda di NTT Tikam Pensiunan Guru hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Ayahnya Dihina Miskin dan Melarat

Kasus penganiayaan berujung pembunuhan terjadi di Kota Kupang NTT. Diketahui korbannya adalah seorang pensiunan guru berinisial YG (63).

shutterstock
Ilustrasi penikaman yang dilakukan oleh seorang pemuda kepada pensiunan guru di NTT. 

"Uang dipakai membeli kayu, seng, semen dan paku. Dan rumah utama sudah saya perbaiki, sisa kios yang belum diperbaiki. Sisa uang Rp 500.000 saya masih simpan,"lanjutnya.

Pelaku PR yang menikam pensiunan guru hingga tewas saat di kantor polisi.
Pelaku PR yang menikam pensiunan guru hingga tewas saat di kantor polisi. (POS-KUPANG.COM/RAY REBON)

Namun sejak Senin (12/4/2021), korban marah-marah dan meminta ayah pelaku untuk mengembalikan semua uang.

"Uang tersisa Rp 500.000, sementara dia (korban) tuntut harus kembalikan seluruhnya padahal saya sudah belanjakan untuk kebutuhan perbaikan rumah korban," tambahnya.

Ayah pelaku mengaku kalau korban mulai menghina dan memakinya. "Dia (korban) bilang saya miskin, melarat dan maki-maki saya," ujar ayah pelaku

Sedianya JP hendak melaporkan ke polisi pada Senin (12/4/2021) malam namun urung dilakukan karena korban adalah tetangganya.

Selasa (13/4/2021), korban kembali menghina dan memaki ayah pelaku.

Pelaku yang masih tidur kesal mendengar ayahnya terus menerus dimaki.

Ia pun bangun mengambil pisau mendatangi korban dan menikam korban mengenai punggung kiri.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Sitinjau Lauik Padang, Truk Tabrak 6 Kendaraan, Bocah 3 Tahun dan Ibunya Tewas

JP mengaku sama sekali tidak menyangka aksi nekat anaknya ini.

"Saya kaget karena anak saya muncul dan tikam korban. Ini diluar dugaan saya. Coba kalau dari awal saya tahu niat anak saya maka saya bisa antisipasi," tambahnya.

Halaman
123
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved