Breaking News:

Sate Beracun

Beli Racun Sejak 3 Bulan Lalu via Online, Pengirim Sate Beracun Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Polres Bantul akhirnya berhasil menangkap pelaku pengiriman sate beracun yang telah menewaskan seorang anak.

KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021). 

Motif Sakit Hati Ditinggal Nikah

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui motif NA mengirimkan sate beracun karena merasa sakit hati.

Lantaran T, orang yang seharusnya menerima racun tersebut telah menikah dengan perempuan lain.

T adalah seorang penyidik senior di jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta.

Hingga kini polisi masih menyelidiki lebih lanjut tentang kasus sate beracun ini, termasuk apakah ada tersangka lain yang terlibat.

Baca juga: FAKTA Pengirim Paket Sate Beracun: Beli Sianida secara Online, Motif hingga Berujung Salah Sasaran

Baca juga: Sakit Hati Jadi Motif di Balik Pengiriman Sate Beracun di Bantul, Pelaku Beli Sianida Secara Online

Karena selama pemeriksaan NA masih banyak terdiam dan enggan memberikan keterangan.

"Masih kami dalami, apakah nanti ada tersangka lain, kami masih mendalami," ujar Burkhan.

Atas perbuatannya, NA dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup, atau paling lama 20 tahun.

Baca juga: BREAKING NEWS: Identitas Wanita Pengirim Sate Beracun Terungkap, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Baca juga: Sate Beracun Ternyata Ditujukan untuk Penyidik Senior, Hari Ini Polisi Ungkap Motif di Baliknya

Bungkus Sate dan Jaket Jadi Kunci Polisi Berhasil Tangkap Tersangka

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, identitas NA berhasil terungkap dari bungkus sate beracun tersebut.

Halaman
123
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved