Breaking News:

Ketahuan Kawal Pemudik Lewat Jalan Tikus, 2 Pria Ini Diringkus Polisi, Mematok Tarif Rp 100 Ribu

Dua orang pria di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian. Mereka ketahuan mengawal pemudik lewat jalan tikus.

Surya.co.id/Tony Hermawan
AK dan JM saat diamankan di Polres Lumajang. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua orang pria di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian.

Mereka ketahuan mengawal pemudik lewat jalan tikus.

Selain itu, mereka juga mematok tarif Rp 50-100 ribu kepada para pemudik.

Polisi mengamankan 2 warga Lumajang, yakni AK (59) dan JM (46), dua warga Desa Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang karena menunjukkan jalan tikus, juga mengawal para pemudik.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan kasus itu terungkap saat petugas menghalau laju beberapa pengendara roda 4 yang dicurigai pemudik.

Setelah dipaksa putar balik dari jarak 100 meter mobil tersebut berhenti karena dicegat warga.

Ternyata, ada warga yang menawarkan jasa pengantar jalur alternatif untuk menghindari posko penyekatan.

Baca juga: Pemudik Disambut Spanduk Penolakan, Tanpa Tes Covid-19 Dilarang Masuk Wilayah Kartini Jakarta Pusat

"Ketika dilakukan pengecekan, petugas menjumpai dua orang AK dan JM berada di pinggir jalan berdekatan dengan kendaraan yang sedang berhenti sedang negoisasi harga," katanya.

Setelah diperiksa mereka pun mengaku perbuatannya, bahkan AK dan JM juga mengatakan sudah berkali-kali mengantarkan pengendara mobil yang diperintah balik kanan oleh petugas.

Dijelaskan Shinta, aksi kedua orang itu tergolong pungli, sebab mereka mematok tarif Rp 50-100 ribu kepada para pemudik.

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved