Senin, 1 September 2025

Detik-detik Penambang Timah di Belitung Timur Tewas Diterkam Buaya, Tubuh Korban Sudah Tak Utuh

Seorang penambang timah di Kabupaten Belitung Timur tewas diterkam buaya. Diketahui identitas korban merupakan seorang pria bernama Edi Pradesa (42).

Editor: Endra Kurniawan
Posbelitung.co/BryanBimantoro
Proses pencarian Edi, warga Desa Gantung, Belitung Timur yang diterkam buaya, Minggu (13/6/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang penambang timah di Kabupaten Belitung Timur tewas diterkam buaya.

Diketahui identitas korban merupakan seorang pria bernama Edi Pradesa (42).

Ia merupakan warga Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Belitung Timur diterkam.

Sedangkan lokasi kejadian berada di Sungai Lenggang pada Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Camat Gantung, Yusmawandi membenarkan kejadian ini.

Ia kejadian ini bermula Edi ingin melimbang timah di sekitar Bendungan Pice Gantung.

Baca juga: Buaya Menampakkan Diri di Sungai Bengawan Solo Lamongan

Edi Pradesa (42) warga Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Belitung Timur diterkam buaya, Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.
Edi Pradesa (42) warga Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Belitung Timur diterkam buaya, Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 05.30 WIB. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Lalu tiba-tiba Edi diterkam buaya dari arah belakang.

"Tadi buaya sempat timbul ke permukaan sungai di bawah Jembatan Gantung. Buaya berukuran sekitar empat sampai lima meter," kata Yusmawandi.

Dari pantauan di lapangan, buaya tersebut muncul ke permukaan dengan diduga membawa potongan tubuh manusia yang diperkirakan itu adalah jasad Edi.

Saat ini Tim SAR Gabungan tengah berusaha mencari keberadaan jasad Edi dan membawanya ke daratan.

Baca juga: Seorang Warga Labuhan Batu Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing di Sungai Kualuh

Korban Berhasil Ditemukan

Raungan tangis keluarga mengiringi evakuasi pengangkatan korban terkaman buaya.

Ditemui posbelitung.co, Danpos SAR Basarnas Belitung, Rahmatullah Hasyim mengatakan, proses evakuasi kali ini cukup dramatis.

Ini karena buaya tersebut terkesan bermain-bermain, hilang timbul di permukaan sungai.

"Kendala proses evakuasi kali ini lebih ke buayanya yang hilang timbul sehingga tim SAR harus ekstra hati-hati dalam upaya penyelamatan korban," kata Rahmatullah.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan