Breaking News:

Virus Corona

Namanya Tak Terdaftar di KK, Jenazah Bocah 10 Tahun yang Dinyatakan Positif Covid-19 Tertahan di RS

Seorang bocah berusia 10 tahun meninggal akibat terpapar Covid-19. Namun jenazahnya tertahan di RS karena namanya tak terdaftar di KK.

Kompas.com
Ilustrasi - Seorang bocah berusia 10 tahun meninggal akibat terpapar Covid-19. Namun jenazahnya tertahan di RS karena namanya tak terdaftar di KK. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang bocah berusia 10 tahun di Medan, Sumatera Utara meninggal akibat terpapar Covid-19.

Namun, jenazahnya masih tertahan di rumah sakit.

Hal tersebut lantaran namanya tak terdaftar di Kartu Keluarga (KK).

Karena namanya tak terdaftar di KK, pihak keluarga dimintai biaya.

"Sampai sekarang jenazah masih di Rumah Sakit Hermina," ujar keluarga korban, Budianta Manalu, Rabu (4/8/201).

Jeremia Pardosi, anak dari pasangan Toga Pardosi dan Rosianna Nainggolan, itu dilarikan ke Rumah Sakit Hermina pada Selasa (3/8/2021) sekitar Pukul 17.00 petang.

Lalu, didiagnosa menderita Covid-19 dan sekitar pukul 20.00 WIB meninggal dunia.

Baca juga: Dihadiri Wakapolri, Acara Vaksinasi di Sumut Justru Dibilang Jadi Sumber Penularan Covid

"Sebenarnya sudah saya setujui secara Prokes," ujar Budianta.

Budianta mengatakan, dia telah menandantangani persetujuan pemakaman secara prokes tersebut apabila Jeremia meninggal dunia.

Namun, kata Budianta dia keberatan setelah dimintai biaya pada Pukul 11.30 Malam Selasa (3/8/2021).

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved