Minta Uang Tak Dikasih, Robinsar Bacok Perut Ibunya

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (12/8/2021), jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Noper Nainggolan

Editor: Hendra Gunawan
Nadia Putri Bpru Tarigan/Tribun Medan
Noper Nainggolan, adik kandung dari terdakwa Robinsar Nainggolan yang tega membacok ibunya saat bersaksi di PN Medan, Kamis (12/8/2021). Noper melaporkan abang kandungnya ke polisi karena nyaris berusaha membunuh ibunya.(TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Lantaram tak dikasih uang, Robinsar Nainggolan tega membacok ibunya sendiri.

Pria 32 tahun ini akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hakim.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (12/8/2021), jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Noper Nainggolan, adik dari Robinsar Nainggolan.

Menurut Noper di hadapan hakim, abang kandungnya itu benar-benar anak durhaka dan kurang ajar.

"Saya melaporkan dia karena perbuatannya sudah keterlaluan pak hakim. Dia minta uang sama mamak, kata mamak tunggu sebentar. Terus dia marah, dibacoknya perut mamak saya," Noper di hadapan hakim Mohammad Yusafrihardi Girsang.

Baca juga: Berawal dari Saling Ejek di Medsos, Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cengkareng

Usai membacok perut ibunya dengan parang, Robinsar Nainggolan yang bisa disebut anak durhaka ini tetap ngamuk-ngamuk.

Sang ibu yang dalam keadaan terluka berlari menyelamatkan diri, sembari meminta pertolongan.

"Mamak saya langsung kabur minta tolong. Sempat dijahit kurang lebih 30 jahitan," katanya.

Baca juga: Terbakar Api Cemburu, Suami di Bulukumba Bacok Teman Pria Istri Hingga Terluka Parah

Noper mengatakan, sikap kakaknya itu berubah drastis sebulan sebelum kejadian.

Selama ini, Robinsar Nainggolan patuh pada orangtuanya.

"Dia dulu enggak kek gitu pak hakim. Dulu dia rajin membantu orangtua nyari butut.

Baru-baru ini aja kaya gitu. Dulu dia mau bantu-bantu mamak ngambil butut nambah penghasilan," katanya.

Baca juga: Wanita 53 Tahun di Indramayu Dihujani Bacokan Menggunakan Golok, Korban Tangkis Gunakan Tangan

Saat dicecar hakim ketua apakah terdakwa seorang peminum atau memakai narkoba, Noper langsung membantah.

"Enggak pak, paling enggak suka dia minum, apalagi narkoba. Dia pengangguran, dulu kerja nyari butut. Entah kenapa sekarang dia jadi begitu," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved