Antisipasi Banjir Meluas, BPBD Kabupaten Barubara Sumut Siaga Penuh
Hasil dari kaji cepat tim BPBD Kabupaten Batubara, ada sebanyak 5.806 rumah yang ditinggali kurang lebih 5.806 KK terdampak banjir.
"Memang ada penurunan di beberapa desa, tapi ada juga yang mengalami kenaikan. Dengan melihat perkembangan kondisi dari BMKG untuk prakiraan cuaca hujan lebat dan angin kencang, maka kami bersiaga penuh," ungkap Efendi.
Upaya Penanganan Banjir Batubara
Dalam rangka percepatan penanganan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Batubara, BPBD Kabupaten Batubara bersama tim gabungan dari lintas unsur terkait segera melakukan berbagai upaya mulai dari perbaikan tanggul sungai yang jebol, sebagai salah satu penyebab masuknya air ke wilayah permukaan warga.
BPBD Kabupaten Batubara bersama unsur Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa juga terus melakukan pendataan, pemantauan debit muka air dan pengecekan langsung di lokasi bencana banjir untuk menginventarisir dampak serta kerusakan sarana dan prasarana yang ada.
Di samping itu, guna memenuhi kebutuhan dasar para warga terdampak, BPBD Kabupaten Batubara juga telah menyalurkan bantuan logistik dibantu dari beberapa Corporate Soscial Responsibility (CSR) dunia usaha.
BPBD Kabupaten Batubara dalam hal ini juga memberikan pasokan air bersih dan mendirikan enam tenda darurat pengungsian di empat titik lokasi.
Adapun rincian tempat pengungsian tersebut adalah satu unit masjid yang digunakan untuk tempat mengungsi ditambah satu tenda pengungsian sekaligus meliputi dapur umum dan posko air bersih di Desa Se Mataram.
Tenda pengungsian selanjutnya didirikan di Desa Tanjung Mulya sebanyak dua tenda berikut dengan dapur umum, kemudian satu tenda pengungsian di Desa Sido Mulyo dan satu tenda di Desa Se Sikasim.
Sejauh ini, tim BPBD Kabupaten Batubara masih terkendala dengan kurangnya peralatan tenda dan perahu karet sebagai tempat pengungsian dan membantu evakuasi warga terdampak.
Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa.
"Kami terkendala di tenda dan perahu karet, juga sembako," jelas Efendi.
"Belum ada data korban meninggal dunia," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kondisi-banjir-di-kabupaten-batubara-19-agustus-2021.jpg)