Breaking News:

Preman di Bandung Lempari Atlet Difabel asal Garut, Korban Dilarikan ke RS dan Pelaku Ditahan

Korban saat ini sudah menjalani operasi di bagian telinga yang terkena lemparan batu

Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Dua preman kampung yang lempari atlet PON Jabar yang juga difabel saat berbaju tahanan Polsek Ujungberung, Selasa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Dua preman kampung melempari atlet difabel di kawasan Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Senin (13/9/2021).

Tak lama kemudian, dua preman kampung ini meringkuk di tahanan Polsek Ujungberung.

Kapolsek Ujungberung, Kompol Heryana mengatakan, korban atas nama Rihan Firdaus merupakan seorang atlet difabel atletik cabang NPCI Kabupaten Garut.

Rihan tengah membawa kendaraan bus berisi delapan orang penumpang dari Bandung menuju Kabupaten Garut.

Saat melewati Terminal Cicaheum, dua preman kampung bernama Fandi dan Diki memita uang jalur kepada Rihan.

Baca juga: Haedar Nashir: Tidak Ada Relevansi Undang-Undang Sisdiknas No.20 Tahun 2003 Direvisi

"Jadi, korban itu sudah memberikan uang jalur Rp 2000.

Namun, saat sampai Cijambe, telepon genggam korban ketinggalan sehingga balik lagi ke daerah Terminal Cicaheum," ujar Kompol Heryana, saat ditemui di Polsek Ujungberung, Selasa (14/9/2021).

Melihat kendaraan yang dibawa Rihan balik lagi, dua preman kampung itu kemudian meminta lagi uang jalur.

"Terus diminta uang lagi sama pelaku ini, kondektur sudah ngasih, akhirnya jalan terus dan dikejar.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved