Breaking News:

Gara-gara Kalah Omongan saat Cekcok, Paman di Prabumulih Pukuli Keponakan dengan Sandal

Kasus penganiayaan terjadi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Korbannya bernama Suci. Wanita 25 tahun itu dianiaya oleh pamannya sendiri.

Editor: Endra Kurniawan
Tribunnews.com/pixabay.com
Ilustrasi seorang pria di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan aniaya keponakannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penganiayaan terjadi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Diketahui yang menjadi korbannya adalah ibu muda bernama Suci Selvina Anggraini.

Wanita 25 tahun itu dianiaya oleh pamannya sendiri, Novi Supentri (48).

Pria warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih tega memukuli keponakan lantaran emosi.

Supentri merasa kesal setelah kalah omongan saat terjadi cekcok dengan Suci.

Baca juga: Propam Polri Periksa Kepala Rutan Bareskrim Terkait Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Pelaku menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan sendal Carvil.

Pukulan itu mengenai bagian kepala sebanyak 2 kali dan bagian tangan sebanyak 2 kali.

Akibatnya korban mengalami memar di wajah dan tangan.

Aksi pemukulan itu dilakukan Novi di rumah korban di Jalan Sumatera RT 03 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur pada Rabu (14/9/2021) sekitar pukul 22.30.

Tak terima dengan apa yang dialaminya, ibu rumah tangga (IRT) tersebut kemudian melaporkan pamannya ke SPKT Polres Prabumulih.

Novi Supentri (48) yang merupakan warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih saat diamankan di Satreskrim Polres Prabumulih, Selasa (21/9/2021).
Novi Supentri (48) yang merupakan warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih saat diamankan di Satreskrim Polres Prabumulih, Selasa (21/9/2021). (TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON)
Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved