Breaking News:

Oknum Pengajar Ponpes yang Lecehkan 26 Murid Laki-laki Ternyata Pernah Jadi Korban Pelecehan

Fakta baru kasus tindak asusila yang dilakukan oknum pengajar pondok pesantren (ponpes) Ogan Ilir, Sumatera Selatan terungkap.

TribunSumsel.com/Shinta Dwi Anggraini
JN (22) oknum pengasuh dan pengajar di salah satu Ponpes di Ogan Ilir ditangkap anggota Subdit IV Reknata Ditreskrimum Polda Sumsel karena diduga mencabuli belasan santri laki-laki, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Fakta baru kasus tindak asusila yang dilakukan oknum pengajar pondok pesantren (ponpes) Ogan Ilir, Sumatera Selatan terungkap.

Diketahui, pelaku berinisial JN (22) melecehkan 26 murid laki-lakinya.

Ternyata, pelaku pernah menjadi korban pelecehan saat masih kecil.

Aksi pelecehan itu dilakukan oleh tetangga pelaku.

Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit IV, Kompol Masnoni mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, diketahui JN ternyata juga pernah jadi korban tindakan asusila ketika masih remaja.

"Dari pengakuan tersangka memang dia pernah jadi korban dari tindakan seperti ini (asusila)."

"Itupun dilakukan oleh tetangga dia. Kalau tidak salah waktu dia umuran sekitar kelas 3 SD," ungkapnya, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Ayah Tega Rudapaksa Dua Anak Kandungnya Selama 8 Tahun, Beraksi Hampir Tiap Hari saat Istri Jualan

Untuk itulah, Kemensos RI melalui UPT Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof Dr Soeharso Kemensos RI mendatangi Unit Renakta Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel akan bekerjasama untuk memberikan trauma healing kepada para korban.

Tujuannya untuk mencegah agar para korban tidak meniru perbuatan pelaku dikemudian hari.

"Kami akan mengumpulkan wali anak. Kami akan menyampaikan bagaimana tindak lanjut dari anak tersebut nanti didampingi psikolog agar kejadian ini tidak lagi diulang oleh si anak," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved