Breaking News:

OTT KPK di Kolaka Timur

Tiga Bulan Jadi Bupati, Terjaring OTT KPK, Berikut Sosok Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

Dia dilantik sebagai bupati definitif sisa masa jabatan 2021-2024 oleh Gubernur Sultra Ali Mazi pada Senin 14 Juni 2021 pukul 10.00 wita lalu.

Tribun Sultra
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur 

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI -- Baru tiga bulan menjabat sebagai Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.

Andi Merya Nur diringkus lembaga anti rasuah tersebut dari rumah jabatannya, Rabu (22/09/2021) dinihari.

Sejatinya, Andi Merya Nur menjadi Bupati Kolaka Timur periode 2021-2024.

Dia dilantik sebagai bupati definitif sisa masa jabatan 2021-2024 oleh Gubernur Sultra Ali Mazi pada Senin 14 Juni 2021 pukul 10.00 wita lalu.

Pelantikan berlangsung di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Jalan Taman Suropati, Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Baca juga: Penjelasan Sementara KPK Terkait Penangkapan Bupati Kolaka Timur

Tak hanya jadi Bupati Koltim, Andi Merya sekaligus mencatat sejarah sebagai bupati perempuan definitif pertama di Sultra.

Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap
Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.

Dia menjadi orang nomor satu di Kolaka Timur (Koltim) di usia 36 tahun.

Dengan demikian, Andi Merya sekaligus menjadi bupati termuda di Sultra saat ini.

Sebelumnya, Andi Merya merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur (Koltim).

Dia menjadi Plt menggantikan Bupati Koltim Samsul Bahri Madjid yang meninggal dunia pada Jumat (19/3/2021) pukul 19.45 wita.

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Segera Diterbangkan ke Jakarta

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Sultra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved