Breaking News:

Edarkan Kosmetik Ilegal, Pasutri di Palembang Terancam Denda Rp 1,5 Miliar dan Penjara 15 Tahun

Pasutri ini dibekuk saat akan mengirimkan barang ke kawasan Balayudha, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (20/9/2021)

TribunSumsel.com/Shinta Dwi Anggraini
Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel menangkap pasangan suami istri yang mengedarkan kosmetik ilegal, Kamis (23/9/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sepasang pasutri ditangkap Subdit I Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel karena mengedarkan kosmetik ilegal.

Keduanya diketahui bernama Linda Astika (27) dan Supriadi (31) warga Jalan Srijaya Raya, Kecamatan Kertapati Palembang.

Pasutri ini dibekuk saat akan mengirimkan barang ke kawasan Balayudha, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (20/9/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca juga: 5 Pelajar di SDN 1 Panggang Gunungkidul Positif Covid-19, PTM Dihentikan 

Di hadapan petugas, Linda mengatakan, sudah sekitar satu tahun menjadi penjual kosmetik ilegal.

"Saya belinya di Facebook," ujarnya saat dihadirkan dalam rilis tersangka, Kamis (23/9/2021).

Supriadi, suami Linda berperan sebagai pengantar barang ilegal tersebut ke konsumen.

Linda sendiri mengaku tidak ingat berapa orang yang sudah membeli barang dagangannya.

"Saya tidak tahu barang itu dari mana, karena saya hanya membeli online saja," ungkapnya.

Baca juga: Fakta-fakta Adik Habisi Kakak di Palembang, Emosi Pohon Kelapanya Ditebang, Ini Penyesalan Pelaku

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhany melalui
Wadir Ditreskrimsus, AKBP Fery Harahap mengungkapkan, terungkapnya kasus ini setelah petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli.

"Jadi keduanya terpancing oleh anggota untuk melakukan transaksi jual beli kosmetik ilegal itu," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved