5 Populer Regional: Lansia Tewas usai Makan Sate - Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua
Lansia di Boyolali tewas usai menerima kiriman sate misterius, sementara ledakan bom sisa Perang Dunia II di Biak menewaskan 5 orang.
Ringkasan Berita:
- Populer regional merupakan berita yang paling banyak dibaca selama 24 jam terakhir.
- Seorang lansia di Boyolali, Jawa Tengah, ditemukan tewas setelah menerima kiriman sate ayam yang diduga dikirim oleh anak menantunya melalui jasa ojek online.
- Ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Pasar Ikan Biak, Papua, menewaskan 5 orang, menyebabkan 3 orang hilang, dan melukai 19 lainnya.
TRIBUNNEWS.COM - Populer regional dimulai dari lansia berinisial A ditemukan tewas dunia di rumahnya Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Korban meninggal setelah menerima kiriman sate ayam yang diantar melalui jasa ojek online (ojol).
Makanan tersebut diduga dikirim oleh anak menantunya berinisial P.
Kemudian ledakan dahsyat mengguncang Kompleks Pasar Ikan Biak, Papua, Minggu (31/5/2026) siang.
Insiden mengakibatkan 5 orang tewas, 3 orang hilang, dan 19 lainnya terluka.
Belakangan terungkap, ledakan berasal dari peninggalan bom Perang Dunia II.
Berikut rangkuman berita populer regional selengkapnya selama 24 jam:
1. Kronologi Lansia di Boyolali Tewas usai Makan Sate, Dapat Kiriman via Ojol, Menantu Korban Dicurigai
Perempuan lanjut usia (lansia) berinisial A (57), warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, meninggal setelah menyantap sate ayam.
A ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban menerima kiriman sate ayam yang diantar melalui jasa ojek online (ojol) pada Senin (18/5/2026) sore.
Pihak keluarga menduga ada zat tertentu dalam makanan yang dikirim secara misterius tersebut.
Namun, keluarga korban menyerahkan sepenuhnya pembuktian kepada kepolisian dan tim laboratorium forensik.
Tim Dokkes Polda Jawa Tengah bersama Polres Boyolali telah melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindon, Sabtu (30/5/2026) lalu.
Makanan tersebut diduga dikirim oleh anak menantunya berinisial P yang tinggal di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pada malam harinya, P juga sempat datang ke rumah korban untuk menjenguk mertuanya sambil membawa roti.