Pegawai Minimarket Kaget Temukan Ular Weling di Rak Tempat Menjajakan Produk Minuman
Seekor ular weling ditemukan di rak tempat menjajakan produk minuman sebuah minimarket di Jalan Klaten-Jatinom, Desa/Kecamatan Ngawen, Klaten.
Editor:
Adi Suhendi
Bisa ular weling bersifat neurotoksik dan menyerang sistem saraf hingga menyebabkan kematian pada manusia.
Kematian otak, mati lemas karena kelumpuhan otot dan saraf yang diperlukan untuk fungsi-fungsi penting seperti diafragma, atau jantung, sering menjadi penyebab kematian.
Gejala yang timbul pada korban gigitan, satu di antaranya adalah kesulitan bernapas.
Baca juga: Inilah Sederet Kasus Serangan Ular yang Bikin Heboh: Mulai dari King Kobra, Weling, hingga Piton
Dilansir thailandsnakes.com, tingkat kematian (Untreated Mortality Rate) akibat gigitan weling pada manusia sebesar 60% hingga 70%.
Ular weling suka memakan ular jenis lain yang berukuran lebih kecil.
Selain itu, hewan dengan nama latin Bungarus Candidus ini juga gemar memakan kadal, tikus, katak dan hewan kecil lainnya.
Pada malam hari, ular-ular ini menggigit dengan mudah, terbukti dengan banyaknya gigitan yang terjadi pada malam hari bagi orang-orang yang biasanya berbaring di lantai.
Kelumpuhan otot dan saraf yang berakibat tidak berfungsinya jantung dan diafragma sering menjadi penyebab kematian.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Karyawan Minimarket di Klaten ini Kaget, Lagi Rapikan Produk, Tiba-tiba Ada Ular Berbisa di Rak Kopi