Breaking News:

Kaget Jadi Tersangka Usai Dianiaya Preman, Pedagang Pasar Ini Melapor ke Propam

Kasus tersebut bermula dari BS dan temannya meminta uang kepada Liti yang berjualan di Pasar

Editor: Erik S
Istimewa
Seorang pedagang sayur wanita di pajak Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi korban pemalakan beberapa orang preman pada Minggu, (5/9/2021) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN- BS, seorang preman di Medan, Sumatera Utara melaporkan Liti Wari Gea ke polisi.

BS melapor karena mengaku dicakar Liti sehingga menderita luka-luka.

Kasus tersebut bermula dari BS dan temannya meminta uang kepada Liti di Pasar Gambir, Tembung. Liti adalah seorang pedagang cabai (sebelumnya disebut pedagang sayur).

Liti saat itu tidak bersedia memberikan uang Rp 500 ribu sehingga menjadi korban penganiayaan.

Pedagang Sayur Liti Wari Gea Dipukuli Preman karena Tolak Beri Uang Rp 500 ribu. Kini dia ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi
Pedagang Sayur Liti Wari Gea Dipukuli Preman karena Tolak Beri Uang Rp 500 ribu. Kini dia ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi (Tribun Medan)

"Karena mereka saling lapor juga. Sih pelaku juga kena cakar katanya, jadi dia buat laporan. Intinya saling lapor mereka," kata Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu, dikutip Tribunnews dari Tribun Medan, Sabtu (9/10/2020).

Polisi telah menangkap BS di sebuah warung pada Selasa (7/9/2020) dini hari. BS ditangkap berdasarkan laporan Liti.

Janpiter mengatakan BS saat itu menendang Liti.

Minta uang karena jualan di bahu jalan

Janpiter menuturkan kejadian itu bermula saat BS meminta uang kepada korban lantaran berjualan di bahu jalan.

Baca juga: Viral Video Pedagang Wanita Dianiaya Preman, Kini Dia Malah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Karena menolak membayar, pelaku menyuruh korban memindahkan becaknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved