Rabu, 27 Mei 2026

Ibu dan Anak Tewas di Mobil

Kasus Pembunuhan di Subang, Yosef Menangis di Makam Tuti dan Amalia: Badan Sehat, tapi Hati Sakit

Pada Jumat (8/10/2021), Yosef berziarah ke makam istri dan anaknya yang menjadi korban pembunuhan di Subang.

Tayang:
Tribun Jabar/Dwiki MV
Yosef (55) beserta tim kuasa hukumnya saat berdoa di makam istri serta anaknya di TPU Istuning, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jumat (8/10/2021). 

Polisi Tak Ingin Berandai-andai

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Sudah hampir dua bulan kasus pembunuhan di Subang yang menimpa ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (24), berlalu.

Kendati demikian, polisi belum mengungkapkan siapa pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia.

Namun, polisi mengatakan tak ingin berandai-andai dalam membahas kemungkinan pelaku.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengungkapkan pihaknya kini tengah berfokus mencari petunjuk baru dan kesesuaiannya dengan bukti yang telah ditemukan.

"Ya, belumlah (ada tersangka). Jadi, sekarang kami fokus mencari petunjuk-petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya."

"Setelah itu baru kami simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya, jadi kami tidak berandai-andai," beber Erdi, saat dihubungi TribunJabar, Rabu (6/10/2021).

Diketahui, autopsi ulang dilakukan pada jenazah Tuti dan Amalia pada Sabtu (2/10/2021), untuk mencari petunjuk baru.

Erdi menuturkan, petunjuk baru yang dimaksud apakah Tuti dan Amalia sempat melakukan perlawanan saat akan dibunuh.

Waktu kematian, ujar Erdi, juga perlu diketahui untuk mencari kesesuaian antara petunjuk baru dan bukti yang telah ada.

Baca juga: Kasus Pembunuhan di Subang, Temuan Kalung Putus Milik Amalia hingga Tiga Kakak Tuti Diperiksa Polisi

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Hasil Autopsi Ulang Sudah Ada, Polisi Fokus Cari Tersangka

Namun, hasil autopsi ulang tersebut belum bisa disampaikan karena penyidik masih harus mengevaluasi dan menganalisa.

"Dia dibunuh, apakah melakukan perlawanan, kemudian untuk menentukan waktu kematiannya, karena ini kami cari kesesuaian kembali."

"Sehingga setelah melihat hasil autopsi tersebut, di antaranya juga mengenai alat yang digunakan, apakah tumpul atau tajam," tutur Erdi.

"Ini masih dalam konsumsi penyidik, mereka membutuhkan evaluasi, analisa, dan fokus dulu terhadap hasil temuannya," imbuhnya.

Erdi pun menegaskan, pihaknya akan mengumumkan tersangka pembunuhan di Subang dalam waktu dekat jika menemukan kesesuaian.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved