Breaking News:

Panther Vs KA Gajayana di Sragen, Menewaskan Pasutri Berusia Lanjut

Kendaraan terseret sejauh 100 meter yang mengakibatkan pengemudi serta penumpang meninggal dunia di tempat kejadian

Polres Sragen
Proses evakuasi mobil dan korban kecelakaan maut KA Gajayana Vs Panther di perlintasan tanpa palang Jetak, Sidoharjo Sragen, Senin (11/10/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Mahfira Putri Maulani

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN – Mobil Isuzu Panther warna hitam bernopol AD 9201 JF dihantam KA Gajayana di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang di Jetak, Sidoharjo, Sragen Jawa Tengah Senin (11/10/2021) pukul 18.55 WIB.

Mobil sempat terseret sampai 100 meter dari perlintasan KA Bedowo.

Kecelakaan menewaskan pasangan suami-istri (Pasutri) Hadi Mulyono (60) Sukinem (55) warga Dukuh Dayu RT 28, Desa Jurangjero Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kejadian tersebut bermula ketika mobil korban berjalan dari arah Utara ke Selatan sedangkan dari arah Timur meluncur KA Gajayana dengan nomor lokomotif CC 2061386 dari Malang menuju Jakarta.

Kasatlantas Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan dari keterangan saksi sebelum kejadian, KA Gajayana sudah memberi tanda peringatan berupa suara klakson.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Bekas Isuzu Panther New Tahun Produksi 2000 hingga 2017, Mulai Rp 68 Juta

Namun kendaraan Isuzu Panther tidak mengindahkan dan tetap melintas di perlintasan KA tanpa palang sehingga terjadi kecelakaan.

"Kendaraan akhirnya terseret sejauh 100 meter yang mengakibatkan pengemudi serta penumpang meninggal dunia di tempat kejadian," kata AKP Ilham.

Mobil tersebut sempat terguling dengan posisi korban di bawah.

Oleh sejumlah warga dan sejumlah relawan mobil itu digulingkan lagi agar memudahkan untuk mengevakuasi korban.

Setelah berhasil dievakuasi korban dibawa ke kamar forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan ambulance recue medis Alfa 05 PSC dan ambulance Lazismu.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat Kembali Disorot: Jokowi Bolehkan Penggunaan APBN hingga Luhut Jadi Ketua Komite

Ketua PMI Sragen, Ismail Joko Sutresno mengatakan status korban Hadi Mulyono meninggal dunia dengan luka parah di tempurung kepala, pelipis kiri sobek, bibir kanan sobek, kaki kiri fraktur tertutup," lanjut Ismail.

Almarhumah meninggal akibat luka berat pada kepala, fraktur terbuka tungkai kiri, lengan kiri fraktur tertutup.

Saat ini, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu buah HP merk Redmi warna putih, satu buah cicin emas dan satu unit Izusu Panther milik korban. (uti)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kronologi Kecelakaan Maut Panther Vs KA Gajayana di Sragen, Pasutri Asal Jurangjero Tewas

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved