Breaking News:

Berita Viral

Viral Perempuan Jadi Fotografer Keliling di Tawangmangu Karanganyar, Dibayar Rp 3 Ribu per File Foto

Video perempuan berdomisili Boyolali jadi fotografer keliling di area Tawangmangu, Karanganyar viral di media sosial, TikTok.

Tangkap layar akun TikTok @dewwivon
Dewi Ivoni, Fotografer Keliling di Tawangmangu, Karanganyar. Dalam artikel mengulas tentang viral perempuan jadi fotografer keliling dibayar Rp 3 ribu per file foto di area Tawangmangu, Karanganyar. 

TRIBUNNEWS.COM - Video perempuan jadi fotografer keliling di area Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, viral di media sosial, TikTok.

Perempuan yang diketahui bernama Dewi Ivoni ini setiap hari pergi ke Tawangmangu untuk menjadi tukang foto keliling.

Dewi memasang tarif bagi pengunjung Tawangmangu (TW) Rp 3 ribu per file foto.

Pekerjaan perempuan berdomisili Boyolali itu dimulai awal tahun 2021 semenjak kuliah secara daring.

Baca juga: VIRAL Pedagang Nasi Goreng Pakai Robot saat Memasak, Ternyata Penjual Punya Keterbatasan di Tangan

Kemudian, kisahnya dibagikan melalui akun TikTok pribadinya, bernama @dewwivon.

Dalam video, Dewi memberikan keterangan lokasi dan waktu untuk layanan fotonya waktu itu.

"Halotemen-temen  yang bingung cari saya di Area Jembatan."

"Jangan lupa mampir yaah, kita tunggu sampai pukul 15.00 WIB,"kutipan ketengan di video tersebut.

Berikut Videonya

Hingga Rabu (13/10/2021) sore, video tersebut telah diilihat sebanyak 442 ribu pengguna.

Kemudian, disukai lebih dari 37 ribu pengguna.

Beragam komentar pun disampaikan sejumlag pengguna.

Ada yang mendoakan dan memuji hasil jeperetannya.

"Sehat selalu mbaaanyaa," tulis Lemah Teles.

"Semoga selalu dilancarkan rejekinya ya kak, semangat," komentar Viaa Triani.

Kemudian, akun bernama Puspita juga memberikan komentar positif.

"Aku tadi habis difotoin sama mbaknya, hasilya bagus bgt," tulisnya.

Baca juga: Viral Pengibaran Bendera Negara Islam Indonesia di Garut, Begini Ucapan Pria yang Disebut Panglima

Cerita Dewi Ivoni Jadi Fotografer Keliling

Dewi Ivoni, perempuan berusia 22 tahun ini berdomisili di Kabupaten Boyolali.

Dia memulai pekerjaan sebagai fotografer keliling di Tawangmangu, Karanganyar mulai awal tahun 2021.

"Saya menjadi fotografer keliling sejak awal tahun 2021 ketika kuliah saya daring, tepatnya bulan Juni," kata Dewi kepada Tribunnews.com, Selasa (12/10/2021).

Lebih lanjut, Dewi mengaku idenya terinspirasi dari kisah atasanya.

"Saya terinspirasi dari mantan atasan saya yang juga buka jasa foto keliling di Kota Lama Semarang, punya jasa foto dengan nama Hero Fotografi," ucap perempuan yang punya hobi traveling ini.

Hingga akhirnya Dewi membuka jasa foto di area Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca juga: Bertahun-tahun Mencari, Gadis Ini Akhirnya Bisa Bertemu dengan Mantan ART, Tak Sangka Kisahnya Viral

Tarif Rp 3.000/File Foto

Setiap harinya, Dewi bekerja sebagai fotografer keliling di Tawangmangu mulai pukul 10.00 - 15.00 WIB.

Dia berangkat dari rumahnya, Boyolali ke Karanganyar.

Menurut Dewi, hasil jepretannya dibayar Rp 3 ribu per satu fotonya.

"Jadi Rp 3 ribu itu untuk satu file foto yang dipilih, jadi nanti foto dulu beberapa kali."

"Setelah selesai baru dipilihi dan yang dipilih itulah dibayar," jelas Dewi.

Dewi Ivoni, Fotografer Keliling di Tawangmangu, Karanganyar.
Dewi Ivoni, Fotografer Keliling di Tawangmangu, Karanganyar. Dalam artikel mengulas tentang viral perempuan jadi fotografer keliling dibayar Rp 3 ribu per file foto di area Tawangmangu, Karanganyar. (Tangkap layar akun TikTok @dewwivon)

Suka dan Duka Dewi Jadi Fotografer Keliling di Tawangmangu, Karanganyar

Dewe Ivoni ternyata pernah mendapatkan perkataan yang kurang baik saat memotret.

Dia mengaku sempat sedih dan menangis.

Namun, hal tersebut menjadi penyemangat baginya untuk tetap berusaha dan tak mudah putus asa.

"Dukanya, saya pernah punya pengalaman buruk. Kala itu, saya foto keliling ke Tawangmangu mengajak adik, tapi entah kenapa ada beberapa lelaki mencaci maki saya."

"Mereka mengatai saya di depan orang banyak dan didepan adik saya sendiri dengan nada keras dan kata-kata kurang sopan."

"Itu benar-benar membekas di hati saya sampai menangis di jalan arah pulang ke rumah."

"Namun, caci makian itu yang membuat saya sebagai cambuk untuk membuktikan kalau saya bisa sukses walaupun saya hanya seorang tukang foto keliling," ungkap Dewi.

Sementara itu, banyak hal menarik juga yang dirasakan.

Termasuk mendapat teman baru setiap harinya dan mendapatkan semangat dari teman-temanya.

Kemudian, bisa membantu mengabadikan momen pengunjung ketika berlibur di sana.

Kini, setelah videonya viral banyak orang yang menggunakan jasa foto miliknya.

Penghasilan yang diperoleh setiap hari berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Ia berharap bisa membuka cabang foto keliling Rp 3 ribuan di daerah daerah wisata Indonesia.

Selanjutnya, dapat mencitakan lapangan pekerjaan  untuk orang-orang yang suka dunia fotografi.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS)

Simak berita lain terkait Berita Viral

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved