Sabtu, 11 April 2026

Nabire Diguncang 116 Kali Gempa Susulan sejak Jumat, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

BMKG catat 116 gempa susulan di Nabire sejak Jumat. Warga diminta tetap waspada dan hindari bangunan rusak.

Editor: Glery Lazuardi
HO/AI Chat GPT
GEMPA - Warga Nabire berhamburan keluar bangunan saat gempa susulan mengguncang, suasana panik menyelimuti jalanan kota. 

TRIBUNNEWS.COM - Guncangan masih terus terasa di Nabire, Papua Tengah sejak gempa utama bermagnitudo 6,6 pada Jumat 19 September 2025 dini hari. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas seismik yang signifikan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta waspada terhadap potensi gempa susulan.

Aktivitas seismik adalah segala bentuk pergerakan atau getaran yang terjadi di dalam kerak bumi akibat pelepasan energi dari sumber gempa

Aktivitas seismik biasanya dipantau oleh lembaga seperti BMKG untuk mengetahui potensi bahaya dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. 

Aktivitas seismik merujuk pada rangkaian gempa yang terus terjadi setelah gempa utama magnitudo 6,6.

Terbaru terjadi dua gempa bumi susulan dengan kekuatan magnitudo 3,2 dan 3,5, Sabtu (20/9/2025) pukul 19.47 WIT dan Minggu (21/9/2025) 05.43 WIT.

Gempa bumi tersebut merupakan susulan dari gempa utama bermagnitudo 6,6 yang mengguncang Nabire, Jumat (19/9/2025)  pukul 03.19 WIT.

BMKG menyebut episenter gempa Sabtu malam berada di darat, 10 kilometer tenggara Nabire, pada kedalaman 24 kilometer.

Sementara itu, gempa Minggu dini hari berpusat di darat, 9 kilometer tenggara Nabire, pada kedalaman 27 kilometer.

Berdasarkan kedalaman dan lokasi pusat gempa, BMKG menyimpulkan keduanya merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Aktivitas sesar aktif adalah pergerakan atau pergeseran pada patahan (sesar) di kerak bumi yang masih aktif dan berpotensi menimbulkan gempa bumi.

Sesar aktif merupakan jalur retakan di batuan bumi tempat dua blok batuan saling bergeser, baik secara horizontal maupun vertikal.

Ciri-ciri aktivitas sesar aktif:

Terjadi di wilayah dengan riwayat gempa bumi

Menimbulkan gempa dangkal (kedalaman < 60>

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved