Sabtu, 30 Agustus 2025

Penemuan Jasad Wanita dan Bayi di Kupang, Sempat Dikira Bangkai Binatang, Identitasnya Masih Misteri

Penemuan jasa seorang wanita dan bayi terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Keduanya terbungkus plastik berwarna hitam.

Tangkap layar kanal YouTube POS KUPANG
Lokasi penemuan jasad wanita dan bayi laki-laki di Kota Kupang. 

TRIBUNNEWS.COM - Penemuan jasad seorang wanita dan bayi terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasus ini menghebohkan masyarakat sekitar lantaran kedua korban ditemukan secara tidak wajar.

Keduanya terbungkus plastik dan telah mengeluarkan aroma tak sedap.

Identitas wanita dan bayi berjenis laki-laki ini masih misteri.

Bahkan belum dapat dipastikan, keduanya merupakan ibu dan anak.

Baca juga: Jasad Wanita Ditemukan di Apartemen Kosong, Kondisinya Mengenaskan dan Wajah Tak Bisa Dikenali

Awal kasus

Penemuan kedua jasad ini terjadi di di lokasi penggalian pipa proyek SPAM Kali Dendeng pada Sabtu 30 Oktober 2021 lalu.

Lokasi persisnya berada di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Dihimpun dari Pos-Kupang, proyek SPAM Kali Dendeng mulai dikerjakan sejak tanggal 19 Oktober 2021.

Namun pada tanggal 24 Oktober 2021, pekerjaan dihentikan karena eksavator yang digunakan berukuran kecil sehingga tidak dapat menggali lubang saluran air sesuai kedalaman yang ditentukan.

Baca juga: Kronologi Pria Tewas Dikeroyok, Kepergok Masuk Rumah Warga, Jasadnya Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Pada tanggal 25 Oktober hingga 28 Oktober 2021 tidak ada kegiatan pekerjaan di lokasi tersebut.

Pekerjaan baru dilanjutkan kembali pada tanggal Jumat 29 Oktober 2021, dengan menggunakan eksavator yang lebih besar oleh operator Obet Nego Benu.

Keesokan harinya, barulah dua jasad tersebut ditemukan.

Sempat dikira bangai binatang

Semi Leonard Toto selaku Kondektur eksavator saksi dalam penemuan jenazah di Kelurahan Alak, kota Kupang.
Semi Leonard Toto selaku Kondektur eksavator saksi dalam penemuan jenazah di Kelurahan Alak, kota Kupang. (POS-KUPANG.COM/RAY REBON)

Kondektur eksavator sekaligus saksi mata, Semi Leonard Toto (21) menceritakan detik-detik saat dirinya menemukan kedua korban.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan