Breaking News:

Penampakan Bom Udara Berat 6 Kilogram di Boyolali, Awalnya Dikira Besi Berkarat 

Kronologi penemuan bom udara yang menghebohkan warga Wonosegoro, Boyolali hingga diledakkan di tempat aman oleh Brimob Polda Jateng.

Istimewa/Polres Boyolali
Temuan Bom Udara di Dukuh Kedungtombro, RT 01/01, Desa Lemahireng, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. 

TRIBUNNEWS.COM, BOYOLALI - Penemuan bom udara menghebohkan warga Wonosegoro, Boyolali.

Triyono (42) warga Kedungtombro, Desa Lemahireng, Kabupaten Boyolali yang menemukan benda tersebut tak menyangka besi berkarat yang dia lihat pada Selasa siang (23/11/2021) adalah bom udara.

Triyono menemukan benda itu saat mencari sayuran di pinggir Sungai.

Dia kemudian melapor ke Polsek Wonosegoro.

Baca juga: Pelajar SMP di Pamulang dan Depok Peringati Hari Guru dengan Tawuran, Golok hingga Pedang Disita

Baca juga: Polda Metro Belum Keluarkan Izin Keramaian Reuni 212, Begini Gerak Cepat Panitia dan Respons Anies

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Dalmadi, mengatakan bahan peledak tersebut ditemukan di pinggir sungai wilayah Dukuh Kedungtombro, RT 01/01, Desa Lemahireng, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.

“Siang itu sekitar pukul 13.00 WIB, saksi hendak mencari sayuran di kebun milik Mbah Sukarni,” kata, Dalmadi, Kamis (25/11/2021).

Saat itu  Saksi mencari sayuran di dekat perengan atau bantaran sungai.

Pada saat jongkok, dia melihat sebuah benda berupa besi bulat warna kuning menyerupai akar.

Triyono berinisiatif untuk menggalinya, ternyata benda besi yang sudah berkarat tersebut merupakan bahan peledak.

Baca juga: Ratusan Orang Tonton Pohon Pisang di Boyolali, Buahnya Ribuannya, Tinggi Tandan Lebih dari 2 Meter

Oleh Triyono, temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved