Kasus Bahar Bin Smith

Haikal Hassan Sayangkan Penahanan Habib Bahar, Sebut Bisa Selesai Lewat Dialog yang Difasilitasi MUI

Haikal Hassan sayangkan penahanan Bahar bin Smith, sebut seharusnya bisa selesai lewat dialog yang difasilitasi oleh MUI.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Warta Kota/Herudin
Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020). Kedatangannya untuk diperiksa terkait pengakuan dirinya yang mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW, namun karena dirinya reaktif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan rapid test antibodi, Haikal Hasan batal dimintai klarifikasi hingga ada hasil swab PCR negatif Covid-19. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras turut berkomentar terkait penahanan Bahar Bin Smith atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Menurut pria yang akrab disapa Babe Haikal ini, penangkapan yang berujung penahanan tersebut seharusnya tidak perlu dilakukan.

Ia menganggap, dibanding penangkapan, seharusnya Bahar Bin Smith bisa diajak berdialog terlebih dahulu.

"Kalau saya berprinsip, kalau ternyata ada penceramah yang bahasaya kurang pas, harusnya bukan proses penangkapan dulu, (tapi) dialog," kata Haikal, dikutip dari tayangan Youtube tvOne, Rabu (5/12/2021).

Haikal menilai, dialog bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan apapun.

Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020). Kedatangannya untuk diperiksa terkait pengakuan dirinya yang mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW, namun karena dirinya reaktif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan rapid test antibodi, Haikal Hasan batal dimintai klarifikasi hingga ada hasil swab PCR negatif Covid-19. Tribunnews/Herudin
Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020). Kedatangannya untuk diperiksa terkait pengakuan dirinya yang mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW, namun karena dirinya reaktif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan rapid test antibodi, Haikal Hasan batal dimintai klarifikasi hingga ada hasil swab PCR negatif Covid-19. Tribunnews/Herudin (Warta Kota/Herudin)

Termasuk soal Bahar Bin Smith yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks dalam ceramahnya pada 11 Desember 2021 lalu.

"Sejak kapan kita kehilangan kesempatan untuk dialog? dialog ini akan menyelesaikan semua masalah, dialog akan menghilangkan kecurigaan," ujar Haikal.

Haikal juga menyebut, seharusnya lembaga pemerintah seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa dilibatkan untuk menangani persoalan ini.

"Kita punya lembaga yang sangat terhormat namanya MUI, sejak kapan kita menghakimi orang di meja mengatakan si A salah si B sesat."

"Kenapa ngga duduk, dialog, difasilitasi oleh MUI, MUI sebagai fasilitator."

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved