Minggu, 31 Agustus 2025

135 Keluarga Pengungsi Banjir Bandang Lebak Dapat Bantuan Alat Penyaring Air Minum

pengungsi banjir bandang Lebak, Banten, pada 2020 lalu yang saat ini menempati hunian sementara mendapatkan bantuan alat penyaring air minum.

Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS.COM/WAHID NURDIN
ILUSTRASI BANJIR 

TRIBUNNEWS.COM, LEBAK - Sebanyak 135 keluarga pengungsi banjir bandang Lebak, Banten, pada 2020 lalu yang saat ini menempati hunian sementara (huntara) mendapatkan bantuan alat penyaring air minum.

Bantuan ini merupakan kolaborasi antara Pemda Lebak, Danone-Aqua dan Nazava Water Filter (Nazava).

Seperti diketahui, ratusan KK tersebut harus menghuni huntara lantaran permukiman mereka diterjang banjir bandang pada Januari 2020 lalu.

Baca juga: Pelajar SD di Rote Ndao NTT yang Hilang Terseret Banjir Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Bantuan yang diterima yakni alat Penyaring Air Minum Nazava, yang dapat mengolah air bersih menjadi air yang dapat langsung diminum.

Asisten Daerah II Kabupaten Lebak Ajis Suhendi mengatakan, inisiatif bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang terjalin dengan baik.

"Hal ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak untuk menyalurkan air minum yang aman bagi masyarakat," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: LaNyalla Terenyuh, Uang Tabungan Pasutri Juru Parkir Hanyut Terbawa Banjir Probolinggo

Dia bilang, sebelumnya Danone-Aqua dan Nazava juga telah mendistribusikan alat penyaring air minum ini bagi 150 sekolah dasar di Kabupaten Lebak.

Bantuan ke penghuni huntara sendiri merupakan masukan dari Bupati Lebak. "Beliau berpesan agar warga tidak ragu meminum air dari penyaring tersebut. Air ini aman untuk langsung diminum,” ujar Ajis.

Salah satu penerima bantuan, Ani, berharap fasilitas air minum ini dapat meringankan pekerjaan sehari-harinya. Ani sendiri tinggal di huntara bersama tiga anggota keluarganya.

“Dulu kami merebus air untuk minum, dengan adanya fasilitas air minum ini, kami lebih mudah memperoleh air minum yang aman untuk keseharian kami,” ujarnya.

Pentingnya air bersih siap minum

Founder dan CEO Nazava Lisa Heederik menyampaikan bahwa dengan penggunaan fasilitas air minum ini dapat mengganti penggunaan kayu bakar untuk merebus air.

“Penebangan pohon untuk kayu bakar mungkin merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir dan longsor sehingga harus dikurangi”, ujarnya.

Ia berharap fasilitas air minum ini juga dapat mengurangi insiden terjadinya diare di masyarakat.

Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo dalam penyerahan bantuan mengatakan, bantuan ini merupakan perwujudan visi perusahaan, yakni One Planet One Health.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan