Senin, 1 September 2025

Harga Minyak Goreng

Minyak Goreng di Bukittinggi Sumbar Masih Dijual Lebih Mahal dari Harga Pemerintah

Baik minyak goreng kemasan maupun minyak goreng curah dijual di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Editor: Erik S
Kompas.com
Ilustrasi minyak goreng kemasan. 

TRIBUNNEWS.COM, BUKITTINGGI- Harga minyak goreng di pasar tradisional di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat masih relatif tinggi, Sabtu (19/2/2022).

Baik minyak goreng kemasan maupun minyak goreng curah dijual di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Diketahui, hari ini masuk pekan ketiga sejak pemerintah pusat menetapkan harga baru minyak goreng yang mulai berlaku 1 Februari 2022 lalu.

Ada tiga harga yang ditetapkan pemerintah sesuai dengan jenis minyak goreng.

Baca juga: Beberapa Minimarket di Palembang Sumsel Kehabisan Stok Minyak Goreng

Minyak goreng curah dipatok Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan biasa Rp13.500, dan kemasan premium Rp14.000 per liter.

Salah seorang pedagang di Pasar Aur Kuning, Doni mengatakan, kini ia menjual minyak goreng kemasan seharga Rp16.000 per liter.

Sementara minyak goreng curah ia jual seharga Rp15.000 per liter.

"Karena harga modal dari agennya kita bisa menjual segitu," ujarnya kepada TribunPadang.com, Sabtu (12/2/2022).

Pedagang lainnya, Yanti juga menyampaikan hal yang serupa.

"Kalau kemasan, paling murah saya jual Rp16.000 per liter, paling mahal Rp18.000 per liter," ungkapnya ditemui terpisah.

Baca juga: Pemprov Sumut Sebut 1,1 Juta Kg Minyak Goreng Ditimbun karena Harga, PT SIMP Bilang Begini

Ia menjelaskan, harga yang tinggi ia jual karena sebagian masih ada stok lama dan dicampur dengan stok baru.

Hal itu dilakukannya untuk mengembalikan modal lama lantaran tak ada penggantian modal dari pemerintah ataupun distributor.

"Ini tergantung mereknya juga," ucapnya.

Senada dengan Doni, ia menyebut harga minyak ini memang sudah dipatok tinggi oleh distributor atau agen.

Baca juga: Beberapa Minimarket di Palembang Sumsel Kehabisan Stok Minyak Goreng

"Dari agennya saja Rp15.000 per liter modalnya, tentu kita harus jual di atas itu," jelas Yanti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan