Oknum Polisi yang Berdinas di Polres Lahat Bakar WIL Gara-Gara Tidak Terima Diputus
Korban memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara karena pelaku telah memiliki istri yang tengah hamil tua dan memiliki dua anak
“Saya tau setelah kejadian, jam 00.00, pihak kepolisian datang untuk melakukan olah TKP dan dipasang police line,” ujarnya.
Sedangkan menurut ayuk kandung korban Trisnawati (27) yang didampingi keluarga besarnya didepan ruang ICU RSUD dr HM Rabain Muara Enim mengatakan bahwa adiknya (Korban,red) memang pacaran dengan pelaku AN beberapa tahun yang lalu.
Dan ketika pacaran, korban akhirnya tahu jika pelaku telah beristri dan mempunyai anak. Atas hal tersebut, pihak keluarga menasehati korban untuk menjauhi pelaku.
Kemudian korban memutuskan hubungan asmara tersebut, namun ternyata pelaku tidak terima diputus dan terus mengejar-ngejar korban dengan tujuan untuk balikan tetap pacaran.
"Katanya luka bakar adik saya sekitar 80 persen. Kami sudah melaporkan kejadian tersebut ke SPK Polres Muara Enim untuk meminta keadilan seadil-adilnya," harapnya.
Sementara itu ibu kandung Korban bernama Yuniha (50) hanya berharap agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Kami memang dari keluarga tidak mampu namun Kami akan terus menuntut keadilan.
“Tangkap pelaku yang bakar anak aku, hukum selama-lamanya, tolongan nian pak. Kami ini Korban bukan pelaku,” ratapnya.
Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto, SIK melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, AIPTU Lispono, SH membenarkan diduga pelaku AN merupakan anggota Polres Lahat.
Untuk proses hukum sendiri dikatakan Lispono, akan sesuai sesuai dengan ketentuam dan hukum berlaku.
"TKPnya di Muara Enim namun benar itu anggota Polres Lahat akan diproses sesuai hukum yang berlaku, "terang Lispono, dihubungi Jumat (11/3/2022)
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Kronologi Oknum Polisi Lahat Beranak 2 Bakar Selingkuhan di Muara Enim, Begini Nasib Korban Sekarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bakar-wil1.jpg)