Ganjar Pranowo Tingkatkan Kesejahteraan Guru Agama di Jateng Lewat Bantuan Insentif

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyalurkan bantuan dari Pemprof Jateng kepada 211.455 pengajar agama di Jawa Tengah (Jateng).

Istimewa
Ganjar Pranowo saat mengisi acara Summit Kota Sehat 2022 di Patra Hotel Semarang, Senin (28/3) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyalurkan bantuan dari Pemprov Jateng kepada 211.455 pengajar agama di Jawa Tengah (Jateng).

Total bantuan yang diberikan mencapai Rp281 miliar.

Ganjar mengatakan, bantuan itu sebagai wujud perhatian Pemprov Jateng untuk meningkatkan kesejahteraan guru agama.

Bantuan diberikan secara simbolis saat Rapat Kerja Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, di Surakarta, Jawa Tengah.

"Tadi ada pemberian apresiasi dengan awarding. Dan ternyata kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekolah-sekolah agama itu menarik," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis, Kamis (31/3/2022).

Ganjar menyampaikan bantuan dibagi menjadi dua, yakni insentif senilai Rp254,2 miliar untuk para pengajar keagamaan. 

Kemudian, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah untuk Madrasah Aliyah (MA) senilai Rp26,8 miliar.

Baca juga: Selain Prabowo dan Ganjar, Nama Khofifah Ikut Bersaing Ketat sebagai Capres Pilihan Masyarakat Jatim

Program bantuan ini telah memasuki tahun keempat sejak 2019. Pada awal program, cuma 171.131 orang pengajar agama yang mendapatkan insentif. 

Satu tahun berikutnya, pada 2020, total penerima bertambah 40.324 menjadi 211.455 orang. 

Penerima bantuan terdiri dari pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).

"Kami mendorong sekolah percontohan. Sehingga banyak kegiatan itu ditukar sama yang lain. Menurut saya ini menjadi champion, ini menjadi pionir-pionir yang kita harapkan nanti memengaruhi yang lain. Nah kontennya bisa macam-macam," ucap Ganjar.

Ada pun, setiap guru agama penerima insentif akan memperoleh masing-masing Rp1,2 juta tiap empat bulan.

Baca juga: Ganjar Pranowo Ajak Semua Pihak Ciptakan Tata Kelola Bidang Kesehatan Lebih Baik

Pencairan tahap pertama dilakukan April mendatang, dengan ditransfer langsung ke rekening penerima bantuan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved