Senin, 1 September 2025

Jokowi Didemonstrasi

Begini Pengakuan Orangtua Abdul Latip Pria Sukabumi yang Diduga Aniaya Ade Armando

Polisi mengonfirmasi Abdul Latip merupakan warga Tegal Buleud, Sukabumi, Jawa Barat

Editor: Erik S
Capture Video
Ade Armando di tengah kerumunan massa saat unjuk rasa di gedung DPR RI Jakarta, Senin (11/4/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin 

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI - Polisi mengonfirmasi Abdul Latip merupakan warga Tegal Buleud, Sukabumi, Jawa Barat yang diduga ikut mengeroyok Ade Armando.

Abdul ikut mengeroyok Ade Armando ketika mengikuti aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta, Senin (11/4/2022).

Kapolsek Tegalbuleud AKP Deni Miharja mengatakan, pencekan dilakukan untuk memastikan bahwa Abdul Latip merupakan warga Tegalbuleud. 

Benar saja, saat dicek ke rumah orangtuanya, Abdul Latip benar anaknya yang berangkat demo ke Jakarta. 

Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Keberadaan Budi, Pria yang Viral Dituduh Jadi Pelaku Pengeroyokan Ade Armando

"Tadi malam kita melakukan pengecekan ke rumah orangtua atas nama Abdul Latip yang diduga sebagai pelaku penganiayaan sewaktu demo di depan gedung DPR RI," kata dia, Selasa (12/4/2022). 

Pada polisi, orangtua menyebut bahwa Abdul Latip berangkat dari rumah tujuan ke Jakarta pada hari Minggu pagi menggunakan sepeda motor ke Surade.

"Kemudian dari Surade langsung ke Jakarta beserta rekan rekannya. Dan orang tuanya membenarkan bahwa saudara Abdul Latip sebagai anaknya," jelasnya. 

Diketahui, dalam poster yang beredar terdapat empat orang diduga pelaku pengeroyokan atau penganiayaan terhadap Ade Armando. 

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Ungkap Kondisi Terkini Ade Armando di RS Siloam Jaksel

Ke empat pria itu diduga bernama Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Try Setya Budi Purwanto, serta Abdul Latip.

Empat Pelaku

Warga Sukabumi terlibat penganiayaan Ade Armando saat demo mahasiswa di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut, sejauh ini, pihaknya sudah mengantongi empat identitas pelaku penganiayaan pada dosen Universitas Indonesia itu.

"Pertama atas nama Dhia Ul Haq, alamat Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kedua bernama Ade Purnama, alamat Kampung Cijulang, Cisarua, Bogor," ujar Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya, Senin (11/4/2022).

Baca juga: Usai Dianiaya, Ade Armando: Jangan Kalian Pikir Saya Takut dan Diam!

Kemudian, kata dia, warga Sukabumi yang terlibat itu bernama Abdul Latip. Satu pelaku lainnya yakni Try Setia Budi Purwanto, warga Lampung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan