3 Kasus Polisi Ditikam, Ditombak dan Dipalak Penjambret, Orang Mabuk hingga Pegawai Honorer

Berprofesi sebagai polisi tak lantas bebas dari aksi kejahatan, belakangan polisi malah jadi korban kejahatan, ditikam, ditombak hingga dipalak.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi Polisi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Polisi tak menjamin bebas dari aksi kejahatan.

Belakangan sejumlah anggota polisi malah jadi korban kejahatan.

Mereka ditikam, dipalak hingga dikeroyok.

Ada pula polisi yang ditusuk pakai tombak saat duel dengan penjambret.

Tribunnews.com merangkum tiga peristiwa polisi jadi korban kejahatan dan terluka saat bertugas.

1. Kanit Intelkam Posek Mawasangka Tengah Ditikam Orang Mabuk

Seorang Polisi yang bertugas di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ditikam oleh orang mabuk.

Peristiwa terjadi di Desa Lantongau, Kecamatan Mawasangka Tengah, Buteng, Sultra pada Selasa (10/05/22), sekira pukul 19.30 Wita.

Identitas korban adalah Kanit Intelkam Posek Mawasangka Tengah, Kepolisian Resor (Polres) Baubau bernama Aipda Malik Sangka.

Adapun pelaku merupakan seorang bernama Ade Daema (40).

Pelaku menikam korban menggunakan sebilah pisau.

Akibat penikaman tersebut, Aipda Malik Sangka mengalami luka serius, beruntung dapat diselamatkan setelah menjalani perawatan medis.

Sementara pelaku, melarikan diri sehingga menjadi buronan Polres Baubau.

Baca juga: Drama Penyergapan Penculikan Anak di Senayan, Pelaku Berniat Tabrak Polisi, Dibalas Timah Panas

Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo, membenarkan peristiwa penikaman polisi tersebut.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved