Harkitnas, Relawan Aice Ambil Cuti dan Ngajar di Sekolah Dasar di Pelosok Banyuwangi

Para siswa akan diberikan kesempatan untuk berpendapat, sharing, dan berdiskusi dengan para profesional

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
Memperingati nilai-nilai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada 20 Mei, sejumlah relawan profesional Aice yang berasal dari berbagai latar belakang profesi memutuskan mengambil cuti selama beberapa hari dan mengajar anak-anak sekolah dasar (SD) di pelosok Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 

Kegiatan mengajar ini dijalankan Aice Group bekerja sama dengan Rumah Literasi Indonesia (RLI).

"Apa yang dilakukan RLI di Banyuwangi menjadi pilot model yang bagus untuk dijalankan di daerah lain Indonesia juga,” ujar Sylvana.

Tunggul Harwanto, pimpinan RLI mengatakan, kegiatan mengajar ini merupakan upaya lembaganya bersama sektor swasta berkontribusi dalam misi perbaikan pendidikan di Indonesia.

“Kami memulai upaya bersama dengan banyak pihak sejak 2014, dengan mengumpulkan kontribusi tenaga, pikiran, barang dan dana dari banyak relawan dan berbagai kalangan masyarakat maupun swasta. Kami mengajar di berbagai sekolah yang ada di kota maupun di kampung. Interaksi antara para profesional berbagai bidang dengan siswa dan guru SD diniatkan untuk membangun gagasan kemajuan bagi anak-anak kita,” ujar Tunggul.

Dia meyakini program yang berkesinambungan bukan hanya akan memberikan pengalaman dan gambaran bagi masyarakat secara langsung terhadap kondisi pendidikan publik di Banyuwangi, tapi juga membangkitkan empati dan apresiasi terhadap guru yang ada di pelosok.

Bonus lainnya, keberhasilan program secara otomatis akan membangun pula jejaring antar sekolah dalam bekerjasama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved