Pemerintah Kota Semarang Akan Bawa Pengemis yang Lempar Sandal ke Rumah Sakit Jiwa

Pengemis yang melemparkan sandal pada pengendara akan dibawa ke rumah sakit jiwa.

Editor: Erik S
Instagram @kejadiansmg
Pengemis yang viral di media sosial karena melemparkan sandal pada pengendara akan dibawa ke rumah sakit jiwa. 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pengemis yang viral di media sosial karena melemparkan sandal pada pengendara akan dibawa ke rumah sakit jiwa.

Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Sosial membawa pengemis lempar sandal tersebut ke rumah sakit jiwa guna menjalani tes kejiwaan.

Baca juga: Pengemis di Semarang Lempar Sandal Karena Tak Diberi Uang: Ternyata Sudah Pernah Ditangkap

"Kalau memang terindikasi memiliki gangguan jiwa akan kami rehabilitasi," kata Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Heroe Soekendar dilansir dari Kompas.com, Sabtu (25/6/2022).

Heroe Soekendar membenarkan jika pengemis yang sempat viral itu sudah diserahkan kepada Dinsos Kota Semarang. Pihaknya sudah melakukan pendataan kepada terduga pelaku.

"Akan diberikan penanganan supaya tak kembali turun ke jalan," kata Heroe. Dalam penanganan pengemis yang meresahkan warga Kota Semarang itu sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan Polsek Semarang Barat.

"Apabila mengganggu ketertiban umum biar urusan aparat," ujarnya.

Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan jika dinsos bakal membangun Panti Resos khusus menangani pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT).

"Misal kalau ada yang diamankan dari jalan-jalan kita akan tempatkan di resos itu," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat Kompol Dicky Hermansyah mengatakan, terduga pelaku berhasil ditangkap oleh polisi pada Jumat pukul 07.26 WIB setelah beberapa hari diburu oleh polisi karena meresahkan masyarakat.

Baca juga: 2 Pengemis Viral: Lempar Sandal hingga Toyor Kepala Warga Karena Tak Diberi Uang, Begini Nasibnya

"Kami tangkap Jumat pagi pukul 07.26 WIB," kata Dicki.

Dari pemeriksaan, polisi mendapatkan identitas terduga pelaku yang merupakan warga Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

"Kita juga dapat informasi kalau pengemis itu beroperasi lagi dari masyarakat yang melapor," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Semarang untuk melakukan penanganan lanjutan. Berdasarkan laporan yang dia terima, terduga pelaku bernama inisial R itu merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Kami serahkan ke Dinas Sosial Kota Semarang," tuturnya.

Baca juga: Polisi Perlihatkan Preman yang Ditangkap karena Rampok Pengemis di Medan

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved