Polisi Tembak Polisi
Keluarga Brigadir J Tegaskan Belum Terima Surat Bharada E
Keluarga Brigadir Yosua menanggapi terkait beredarnya surat Bharada E yang berisi belasungkawa dan permintaan maaf
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua menanggapi terkait beredarnya surat Bharada E.
Dalam surat itu, Bharada E turut belasungkawa dan meminta maaf kepada keluarga Brigadir Yosua.
Baca juga: Soal Pengungkapan Kasus Brigadir J, Mahfud MD: Mulai Terang
"Kami tahu dari media ya. Suratnya kami belum dapatkan," kata Roslin Simanjuntak, bibi almarhum Brigadir Yosua, kepada Tribun, Minggu (7/8/2022) malam.
Terkait pernyataan Bharada E melalui kuasa hukumnya, Deolipa Yusmara, yang menyebut ada permintaan maaf untuk keluarga, Roslin bilang keluarga pun memaafkannya.
"Kami memaafkan orang yang meminta maaf. Tapi proses hukum tetaplah berjalan," ujar Roslin.
Pihak keluarga juga berharap agar Bharada E mau benar-benar terbuka, supaya kisah yang sesungguhnya di Duren Tiga Jakarta Selatan terungkap sesuai faktanya.
Bagi keluarga, meninggalnya Yosua Hutabarat adalah kehilangan yang sangat besar, dan hingga kini mereka masih sangat berduka.
Bahkan ibu Brigadir Yosua, ucapnya, hingga kini kondisinya belum juga bisa pulih seperti sedia kala.
Baca juga: Kondisi Bharada E setelah Mengaku Terima Perintah Tembak Brigadir J, Lega dan Paham Konsekuensi
"Kakak kami seperti trauma. Kalau dengar ada bunyi atau suara yang kuat, dia langsung kaget, kadang histeris," ungkapnya.
Sementara ayah Brigadir Yosua, Samuel Hutabarat, pada kesempatan berbeda menyebut hingga kini istrinya masih sering menangis.
"Dia menangis setiap meliht foto anaknya. Dia bangun tengah malam, lihat foto Yosua, dia menangis," ungkap Samuel.
Dijelaskannya, Yosua adalah anak yang sangat mereka sayangi, dan Yosua juga sosok yang sayang pada keluarga.
Makanya kenangan indah yang selama ini ditinggalkan Yosua, tidak bisa dengan mudah untuk dilupakan, terlebih oleh ibunya.
Diberitakan sebelumnya, Bharada E yang bernama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu menulis surat kepada keluarga Brigadir Yosua Hutabarat.
Surat yang ditulis tangan di atas kertas HVS putih itu diserahkan Bharada E kepada kuasa hukumnya, Deolipa Yumara.
Baca juga: PENGAKUAN Baru Bharada E: Ferdy Sambo di TKP, soal Glock 17, Perintah Tembak Brigadir J saat Hidup
Berikut isi surat Bharada E untuk keluarga almarhum Brigadir Yosua Hutabarat, dikutip dari surat yang dibacakan Deolipa di program Metro Pagi Primetime.
Saya Bharada E mengucapkan turut berbelasungkawa atas kejadian ini.
Buat bapak, ibu dan Reza (kelurga Bang Yos) sekali lagi saya mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya.
Tuhan Yesus selalu menguatkan bapak, ibu, reza, serta keluarga Bang Yos.
Tanggal 7 agustus 2022, jam 1.24 pagi. Tanda tangan. Richard.
Deolipa Yumara menyebut, Bharada E menyampaikan rasa permohonan maaf untuk keluarga Yosua Hutabarat.
Baca juga: Tuntut Kasus Pembunuhan Brigadir J Dituntaskan, Karangan Bunga Save Polri Mulai Banjiri Mabes Polri
Surat yang ditulis tangan itu, ucapnya, akan dikirimkan kepada keluarga.
Sedangkan pesan untuk keluarganya sendiri, Bharada E juga menyampaikan permohonan maaf.
Brigadir Yosua dinyatakan meninggal dunia di rumah dinas Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022) sore.
Jenazahnya kemudian diterbangkan ke Jambi keesokan harinya, dan tiba di Sungai Bahar pada sore hari.
Sementara pemakaman Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat digelar pada Senin (11/7/2022) sore.
Penulis: Suang Sitanggang
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Tanggapan Keluarga Brigadir Yosua Terkait Surat Bharada E
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/roslin-simanjuntak-bibi-brigadir-yosua.jpg)